Rahasia Perusahaan Untung: Buat Konsumen Senang

Rahasia Perusahaan Untung: Buat Konsumen Senang

Suatu hari, seorang pria yang mengenakan sandal jepit datang ke sebuah pameran mobil di Jakarta bersama keluarga untuk membeli mobil buat sang anak. Ketika

Suatu hari, seorang pria yang mengenakan sandal jepit datang ke sebuah pameran mobil di Jakarta bersama keluarga untuk membeli mobil buat sang anak. Ketika ia masuk ke ruang pameran, tak satupun pegawai penjualan atau sales yang menawarkan brosur atau sekadar beramah-tamah. Orang-orang hampir tidak ada yang menghiraukan pria dan keluarganya tersebut. Bahkan ketika anaknya mencoba salah satu mobil, tak ada yang datang menjelaskan ataupun menyapa. Namun, ketika pria itu menghampiri salah satu booth pameran, seorang pegawai tersenyum ramah serta menyapa dengan hangat. Pria itu pun merasa dihargai. Kemudian mulailah dia melihat-lihat pilihan mobil di booth itu. Tak makan waktu lama. Setelah bertanya spesifikasi dan fitur kendaraan yang diinginkan, pria tersebut langsung memutuskan membeli. Dia membeli mobil berharga mahal untuk anaknya secara tunai. Meskipun terdengar seperti cerita dalam sinetron, kisah ini nyata dan sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Pria tersebut ternyata adalah seorang pengusaha yang memang biasa tampil sederhana dan apa adanya. Layanan terbaik Kisah tersebut menunjukkan bahwa memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen merupakan faktor penting yang dapat mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. Sebagus apapun produk atau jasa yang ditawarkan, jika tidak dibarengi dengan kualitas layanan, konsumen belum tentu mau membeli. Padahal, konsumen adalah “bahan bakar” yang menggerakkan bisnis perusahaan. Konsumen masa kini pun telah lebih cerdas memilah produk. Mereka bukan hanya mengedepankan kualitas produk, melainkan juga layanan yang diberikan. Pada 2016, lembaga riset asal Amerika Forrester menemukan 72 persen pebisnis mengakui bahwa meningkatkan pengalaman konsumen merupakan prioritas. Bahkan, penelitian NewVoice Media menyatakan perusahaan-perusahaan di AS mengalami kerugian hingga 62 miliar dollar atau setara Rp 846,7 miliar per tahun, gara-gara layanan yang buruk. Sungguh angka yang luar biasa. Menyadari pentingnya layanan konsumen, industri pun semakin gencar berbedah, termasuk penyedia alat trasportasi. Tolok ukur yang digunakan pun beragam, dari keramahan pegawai, kenyamanan ruang tunggu, kecepatan pelayanan, ketepatan solusi yang diberikan, sampai layanan purna jual untuk produk tertentu. Kenapa layanan purna jual menjadi penting? Mobil bukan barang sekali pakai. Kebanyakan orang berharap dapat menggunakan kendaraan dalam waktu cukup lama, sebelum memutuskan membeli yang baru. Oleh karena itu, konsumen akan mempertimbangkan banyak hal sebelum membeli, termasuk benefit setelah membeli mobil. Produk yang berkualitas, didukung layanan berkelas serta benefit optimal akan membuat konsumen tak ragu membeli kembali di kemudian hari. Sebaliknya, perusahaan yang tak mampu memberikan nilai atau value lebih sangat mungkin ditinggalkan oleh konsumen. Hal ini pula yang mendorong PT Serasi Autoraya (SERA) beserta anak perusahaannya untuk senantiasa mengedepankan value bagi pelanggan. mobil88, salah satunya. Sebagai salah satu lini bisnis SERA yang bergerak di bidang jual-beli mobil bekas, mobil88 selalu berusaha memberikan nilai lebih bagi konsumen. Sejak awal 2018, misalnya, mobil88 meluncurkan layanan purna jual berupa Free Service 1 Tahun untuk setiap pembelian mobil semua merek. Konsumen mobil88 berhak menikmati dua kali servis gratis yang berlaku hingga satu tahun. Benefit tersebut menjadi salah satu komitmen nyata mobil88 dalam meningkatkan layanan konsumen. Harapannya, masyarakat dapat memiliki mobil bekas berkualitas dengan benefit maksimal.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag

© Copyright PT Serasi Autoraya 2026