Terminal 3 Rampung, Bandara Soekarno-Hatta Segera Tambah Terminal 4?

Terminal 3 Rampung, Bandara Soekarno-Hatta Segera Tambah Terminal 4?

Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih menjadi gerbang utama penerbangan di Indonesia. Bahkan, laporan OAG Aviation Worldwide Limited menyatakan pelabuhan

Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih menjadi gerbang utama penerbangan di Indonesia. Bahkan, laporan OAG Aviation Worldwide Limited menyatakan pelabuhan udara ini termasuk tersibuk ke-3 peringkat dunia tahun 2018. Apakah ini salah satu alasan di balik pembangunan Terminal 4? Menjawab pertanyaan itu, kita bisa menilik pertumbuhan jumlah penumpang penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Sepanjang 2017, PT Angkasa Pura II mencatat, jumlahnya mencapai 63 juta orang atau meningkat 8 persen dibanding tahun sebelumnya. Dalam laporan yang sama, PT Angkasa Pura II juga mencatat rute internasional mengalami kenaikan jumlah penumpang hingga 12 persen, dari 13,1 juta pada 2016 menjadi 14,7 juta pada 2017. Sementara itu, penumpang rute domestik tahun 2017 naik 7 persen dari angka 45 juta pada 2016. Salah satu faktor pendorong peningkatan tersebut adalah dimulainya pengoperasian Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Agustus 2016 yang menambah kapasitas penumpang hingga 22 juta per tahun. Adapun total daya tampung saat ini mencapai sekitar 60 juta penumpang per tahun. Meski demikian, perbandingan jumlah penumpang tahun 2017 dan daya tampung tiga terminal tersebut masih belum sebanding. Oleh karena itu, pembangunan Terminal 4 dirasa menjadi sebuah keharusan. Soal lahan, PT Angkasa Pura II akan berusaha mengoptimalkan ruang di sekitar Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini lahan untuk pembangunan Terminal 4 rencananya menggunakan kawasan pergudangan Soewarna Business Park. Nantinya, Terminal 4 memiliki luas sekitar 300.000 meter persegi ataulebih kecil 100.000 meter persegi dari terminal 3. Walaupun begitu, daya tampungnya diharapkan dapat lebih optimal. “Saya ingin kapasitas Terminal 4 ini minimal sama seperti Terminal 3. Bahkan kalau bisa, kapasitas 40 juta penumpang, hampir dua kali lipat Terminal 3,” ucap Direktur Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo, dikutip dari situs bandarasoekarnohatta.com, Minggu (23/7/2017). PT Angkasa Pura II juga sepertinya sudah mengambil ancang-ancang dengan menyiapkan cetak biru pembangunan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di masa mendatang. Harapannya bandara kebanggaan rakyat Indonesia ini akan mampu menampung jumlah penumpang lebih banyak lagi. Selain persoalan kapasitas, kebutuhan transportasi bandara juga menjadi sorotan untuk mendukung lonjakan jumlah penumpang. Tentu penumpang perlu layanan transportasi terbaik untuk perjalanan dari bandara sehingga tidak perlu terlalu lama menunggu atau antre. Memenuhi kebutuhan tersebut, TRAC sebagai salah satu anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA) memberikan layanan Airport Transfer yang dapat diakses di banyak bandara di Indonesia. Sebagai bagian dari perusahaan Astra, TRAC mengedepankan solusi transportasi dengan layanan pengemudi yang profesional dan ragam pilihan juga kualitas kendaraan yang terjaga. Poin unggulan ini tentu dapat mendatangkan rasa aman dan nyaman bagi penumpang penerbangan yang butuh berkendara dari bandara ke tempat tujuan.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag

© Copyright PT Serasi Autoraya 2026