Seperti Apa Rencana Pembangunan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya?

Seperti Apa Rencana Pembangunan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya?

Rencana pembangunan kereta semi cepat Jakarta-Surabaya saat ini sudah memasuki tahap finalisasi. Ketika telah rampung, kereta kencang ini harapannya dapat

Rencana pembangunan kereta semi cepat Jakarta-Surabaya saat ini sudah memasuki tahap finalisasi. Ketika telah rampung, kereta kencang ini harapannya dapat mengurangi beban transportasi udara dan darat lainnya. Tahap finalisasi yang dimaksud adalah studi kereta cepat Jakarta-Surabaya terkait berbagai kebutuhan, termasuk perhitungan biaya untuk merampungkan proyek strategis tersebut. Sedangkan untuk pelaksana proyeknya, Indonesia sudah dipastikan menggandeng pihak Jepang. "Jakarta-Surabaya juga dipastikan yang melaksanakan adalah Jepang. Hanya saja memang kita sedang minta melakukan review terhadap angka-angka yang sudah disampaikan berkaitan dengan konten, keterlibatan lokal, dan berapa biaya yang harus dikeluarkan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dikutip Detik Finance Senin (22/01). Proyek kereta kencang ini termasuk dalam salah satu proyek strategis Nasional. Rencananya, proyek pembangunan kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan dilakukan secara bertahap. "Nanti dilihat besarannya, kalau besar sekali maka kita akan tahap Jakarta-Semarang. itu juga sudah memperbaiki kualitas kecepatan pengerjaan karena Jakarta-Semarang itu kira-kira sudah 60 persen perjalanan," lanjut Menhub. Perkiraannya, proyek yang bernilai Rp 60 triliun ini dapat rampung dalam empat tahun. Jalur Jakarta-Semarang dapat selesai dalam dua tahun, lalu sisa waktunya untuk menyelesaikan jalur Semarang-Surabaya. Menhub Budi juga mengatakan bahwa secara teknologi, pihak Indonesia akan menggunakan narrow gauge atau rel sempit yang memiliki lebar 1,067 meter, lebih sempit dibandingkan rel standar yang berukuran 1,435 meter. Keputusan tersebut didasarkan pada karakteristik wilayah Pulau Jawa yang padat dan sudah memiliki banyak jaringan. Kondisi ini berbeda jika dibandingkan dengan Sumatera yang memang memungkinkan penggunaan rel ukuran standar. Jalur Jakarta-Surabaya sendiri berjarak sekitar 790 kilometer dengan waktu tempuh 9-10 jam jika menggunakan kereta biasa. Kalau memilih menggunakan mobil lewat jalur Tol Cipali, waktu tempuhnya menjadi sekitar 15 jam. Namun, waktu perjalanan dapat terpangkas jika kereta semi cepat telah mulai beroperasi. Waktu yang diperlukan untuk melintasi Jakarta-Surabaya hanya 5,5 jam dengan proyeksi kecepatan kereta maksimal 120 km/jam. Selain mengurangi waktu tempuh, Menhub juga mengatakan dampak positif lain dari proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya ini. Pertumbuhan industri nasional diharapkan dapat terbantu dengan elektrifikasi yang eco friendly dan lebih murah dari teknologi lain. Masyarakat pun bisa menikmati kemudahan akses transportasi yang nyaman dengan harga tiket terjangkau. Setelah kereta semi cepat ini rampung pada tahun 2022, masyarakat tidak perlu repot lagi membawa kendaraan untuk menempuh perjalanan panjang dan melelahkan dari Jakarta-Surabaya atau sebaliknya. Masyarakat nantinya dapat memanfaatkan alternatif transportasi kereta semi cepat, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan transportasi di kota tujuan, masyarakat bisa memanfaatkan kemudahan jasa rental mobil berkualitas dari TRAC. Salah satu anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA) ini memberikan layanan sewa kendaraan untuk beragam kebutuhan, dari liburan, perjalanan bisnis, sampai keperluan pribadi lainnya. Sebagai perusahaan yang berada di bawah naungan Astra, TRAC menjamin kualitas kendaraan yang andal juga layanan pengemudi yang profesional. Tak hanya itu, TRAC berani menjamin kenyamanan dan keamanan berkendara dengan memberikan asuransi perjalanan. Dengan begitu, harapannya kebutuhan masyarakat akan transportasi terpercaya kian terpenuhi. Perjalanan pun menjadi semakin nyaman dengan akses yang mudah dijangkau.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag

© Copyright PT Serasi Autoraya 2026