Lebih Baik Beli Mobil Baru atau Bekas?

Lebih Baik Beli Mobil Baru atau Bekas?

Beli mobil baru atau mobil bekas? Pertanyaan itu biasanya muncul saat seseorang akan membeli mobil sebagai alat transportasi pribadi. Sebelum bisa menjawa

Beli mobil baru atau mobil bekas? Pertanyaan itu biasanya muncul saat seseorang akan membeli mobil sebagai alat transportasi pribadi. Sebelum bisa menjawab hal tersebut, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Pertama soal alasan utama memiliki mobil. Pastikan kebutuhan Anda dalam memutuskan membeli alat transportasi ini, apakah untuk sendiri atau keluarga. Kedua, cek dahulu kemampuan finansial Anda. Membeli mobil sebagai sarana transportasi bukan hanya menggelontorkan uang di awal saja, tetapi akan mengeluarkan pula biaya rutin setiap bulan, seperti membayar biaya servis, tol, dan bensin. Jangan sampai alokasi dana untuk kebutuhan primier terganggu hanya karena ingin mempunyai alat transportasi roda empat. Bila kedua hal tersebut sudah tidak menjadi kendala, langkah selanjutnya barulah menentukan cara mendapatkan kendaraan. Membeli mobil baru atau bekas? Mobil baru Kalau Anda memiliki budget cukup atau berlebih, maka keputusan membeli mobil baru bukanlah suatu masalah. Anda bisa membeli secara tunai atau malah mengikuti program cicilan untuk membayarnya. Ada banyak keuntungan dari membeli mobil baru. Pertama, Anda bisa mendapatkan prestise tersendiri karena punya mobil keluaran terbaru yang memiliki desain dan fitur teranyar saat dibeli. Kedua, dengan punya sarana transportasi roda empat baru ini. maka kekhawatiran terhadap kualitas kendaraan akan sedikit berkurang. Mobil baru memiliki mesin baru sehingga Anda dapat meminimalkan masalah gangguan teknis pada pemakaiannya nanti. Terakhir, kemungkinan besar ada jaminan garansi dan servis gratis selama jangka waktu tertentu. Jadi, bila mobil yang Anda beli mengalami kerusakan pada kurun waktu tersebut, dealer akan menanggung biaya perbaikan, penggantian komponen, atau kedua-duanya. Tak hanya itu, Anda pun tak perlu direpotkan lagi untuk urusan perawatan dan servis kendaraan karena mendapatkan layanan servis gratis sampai kilometer tertentu. Namun, membeli mobil baru juga memiliki sisi negatif. Meski baru beberapa bulan digunakan, harga jual kembali mobil tersebut akan mengalami penyusutan. Bahkan, pada tahun-tahun pertama, harga kendaraan yang baru dibeli biasanya akan mengalami penurunan 10-15 persen. Mobil seken Sama dengan mobil baru, membeli kendaraan seken atau bekas juga punya beberapa keuntungan. Pertama, harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru. Bagi Anda yang memiliki keterbatasan dana, opsi membeli mobil bekas bisa jadi salah satu solusi untuk mempunyai alat transportasi pribadi. Metode pembayaran pun bisa secara tunai atau melalui sistem angsuran. Terlebih lagi, saat ini sudah banyak lembaga pembiayaan yang punya program kredit pembelian mobil bekas. Kedua, harga jual kembali mobil bekas tidak anjlok. Berbeda dengan mobil baru yang langsung menyusut nilainya setelah dipakai, harga beli dan jual mobil bekas sudah punya standar pasaran tersendiri. Terakhir, dengan dana terbatas, Anda bisa mendapatkan kendaraan yang lebih baik dari sisi spesifikasi dan fitur. Misalnya, dengan Rp 150 juta, Anda hanya mendapatkan mobil baru low cost green car (LCGC). Sementara itu, dengan nilai uang sama, Anda juga bisa memperoleh kendaraan bekas dengan spesifkasi di atas mobil tipe LCGC. Meski demikian, membeli mobil bekas pakai juga punya nilai negatif. Anda tidak akan pernah tahu secara pasti kualitas dari mobil yang dijual, apakah masih layak jalan atau malah bermasalah. Maka dari itu, untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda membeli mobil seken di tempat jual beli mobil yang terpercaya. Pastikan pula bahwa pihak penjual memberikan garansi terhadap mobil bekas yang mereka jual. Jadi, lebih baik beli mobil baru atau seken? Semua itu kembali lagi ke kebutuhan dan dana yang Anda miliki.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag