Mana Lebih Untung untuk Perusahaan, Sewa Mobil atau Beli?

Agar laba perusahaan optimal, perusahaan biasanya menekan anggaran untuk mengalihkannya pada pos-pos yang lebih produktif. Misalnya, mereka memilih sewa
Agar laba
perusahaan optimal, perusahaan biasanya menekan anggaran untuk mengalihkannya
pada pos-pos yang lebih produktif.
Misalnya,
mereka memilih sewa mobil sebagai jalan keluar dibandingkan membeli moda
transportasi sebagai inventaris. Mengingat nilai investasi pengadaan kendaraan
begitu besar, selisihnya bisa dipakai untuk modal lain untuk menghasilkan revenue
lebih besar lagi.
Namun,
benarkah perusahaan akan lebih untung dengan memakai strategi tersebut?
Secara
finansial, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan perusahaan saat memilih
sewa mobil sebagai alat transportasi kantor. Mulai dari uang muka, pembayaran
pajak tahunan, hingga biaya perawatan rutin tak perlu lagi menjadi anggaran
kantor.
Dilansir dari
Kompas Otomotif, Sabtu (1/10/2016), ada beberapa hal yang bisa
diperhatikan saat menyewa mobil untuk perusahaan. Hal tersebut bisa jadi nilai
tambah keuntungan perusahaan.
Pertama,
perusahaan sebagai penyewa bisa memilih spesifikasi mobil yang cocok untuk
mendukung operasional kantor. Kedua, pihak pemberi sewa biasanya sudah
menyediakan asuransi. Lalu, yang terakhir adalah tersedianya mobil pengganti
saat kendaraan yang dipilih sebelumnya sedang rusak atau bermasalah.
Dengan
beberapa manfaat itu, perusahaan bisa merancang anggaran kendaraan dengan
efisien karena pengeluarannya sudah terhitung tiap bulannya.
Berbeda bila
kendaraan yang dipilih merupakan inventaris perusahaan. Kendaraan yang dibeli
tentu membutuhkan biaya perawatan tak terduga.
Sewaktu-waktu,
misalnya, pihak perusahan harus menganggarkan dana utuk mengganti suku cadang
yang telah rusak meskipun belum habis masa pakainya.
Lalu,
kegiatan operasional bisa terganggu apabila terjadi kerusakan pada kendaraan
tersebut dan perbaikannya harus menelan waktu lebih dari satu hari di bengkel.
Kemudian,
perisapan lain yang juga harus dipikirkan adalah perlindungan kendaraan dari
risiko kecelakaan lewat asuransi.
Akan tetapi,
di balik investasi mahal itu, masih ada nilai tambah bagi perusahaan yang
membeli mobil sebagai inventaris. Kendaraan operasional tersebut tidak terbatas
waktu pemakaiannya. Artinya, tidak akan ada tambahan biaya saat mobil dipakai
lewat batas waktu kontrak sewa.
Untuk itu,
risiko untung rugi ada pada kebutuhan. Sebelum memutuskan pakai strategi yang
mana, evaluasi dulu sejauh mana kebutuhan perusahaan.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



