Diikuti Jutaan Orang, Syariah Kini Rambah Transportasi Terpercaya di Indonesia

Bisnis ekonomi berbasis syariah kian hari kian diminati masyarakat di Indonesia, mulai dari perbankan, asurasi, hingga untuk transportasi terpercaya di Indon
Bisnis ekonomi berbasis syariah kian hari
kian diminati masyarakat di Indonesia, mulai dari perbankan, asurasi, hingga
untuk transportasi
terpercaya di Indonesia.
Sebagai gambaran mengenai perkembangan
bisnis syariah di perbankan sendiri, data salah satu bank BUMN syariah
menunjukkan jumlah aset per Desember 2016 sebesar Rp 78,8 triliun atau
mengalami peningkatan 12,03 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 70,4
triliun.
Jumlah nasabah mereka untuk dana pihak
ketiga (DPK) mencapai 6,47 juta rekening dan 360.000 rekening untuk pembiayaan,
seperti diberitakan Kompas.com, Rabu
(1/3/2017).
Asuransi syariah pun menangguk pertumbuhan
jumlah nasabah yang juga menyentuh angka jutaan peserta. Salah satu perusahaan
asuransi yang tahun ini genap 10 tahun berkecimpung di ranah syariah mengatakan
memiliki 2,5 juta nasabah.
Asuransi syariah dinilai lebih adil, lebih
transparan, dan punya imbal yang lebih baik menurut perusahaan tersebut,
seperti dituturkan kepada Kompas.com, Sabtu (10/6/2017).
Transportasi
syariah
Terbebas dari transaksi berunsur bunga uang
(riba), ketidakpastian (gharar), dan
spekulasi (maysir) merupakan bagian
dari sistem yang dikembangkan dalam syariah, khususnya pada akad ijarah.
Hal ini pula yang kemudian diterapkan dalam
ekonomi syariah bidang transportasi
terpercaya oleh
Serasi Autoraya (SERA) lewat layanan TRAC Syariah
yang saat ini tersedia bagi korporasi atau perusahaan.
"TRAC Syariah merupakan produk pertama
di Indonesia yang secara legal menghadirkan layanan ijarah, yaitu aktivitas
sewa-menyewa yang sesuai dengan hukum Islam," ujar Direktur TRAC Hadi Winarto, seperti dikutip Otomania dalam "Baru, Sewa Mobil
Berbasis Syariah", Rabu (14/6/2017).
Semua kendaraan TRAC Syariah diperoleh
secara halal melalui mekanisme mudarabah atau sistem kerja sama pembiayaan
usaha produksi yang hasilnya akan dibagi sesuai dengan perjanjian, dan
dilindungi oleh asuransi berdasarkan prinsip syariah.
TRAC Syariah juga terbuka soal dana dalam
mengelola kendaraan, dan juga dapat dikembangkan menjadi produk mudarabah
dengan konsep bagi hasil.
“TRAC-Astra Rent a Car selalu berusaha
untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen yang beragam, termasuk dalam hal
memenuhi kebutuhan produk berbasis syariah yang saat ini semakin berkembang
pesat," tambahnya.
Layanan baru ini sendiri mendapatkan
rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional untuk menjalankan bisnis layanan sewa
mobil berbasis syariah berdasarkan surat rekomendasi yang dikeluarkan pada
tanggal 7 November 2016.
Sebagai informasi, situs resmi Otoritas
Jasa Keuangan menunjukkan data pembiayaan dan dana pihak ketiga bank umum
syariah dan unit usaha syariah berdasarkan per Januari tahun 2017 sudah sebesar
18,79 juta nasabah. Hal ini pun bersinambung dengan usaha transportasi terpercaya
syariah dari anak perusahaan
Astra.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



