Tipu-tipu Biaya Operasional, Cermati Kebutuhan Transportasi Terpercaya dalam Bisnis

Uang ratusan juta rupiah diambil diam-diam secara bertahap oleh seorang pegawai di Surabaya dengan dalih biaya servis bagi mobil-mobil perusahaan yang sediany
Uang ratusan juta rupiah diambil diam-diam secara bertahap oleh
seorang pegawai di Surabaya dengan dalih biaya servis bagi mobil-mobil
perusahaan yang sedianya diharapkan menjadi transportasi terpercaya dalam
berbisnis, tetapi ternyata fiktif.
Pihak manajemen curiga setelah mengetahui bahwa bengkel-bengkel dalam
catatan servis tersebut ternyata tidak eksis, seperti dituturkan
Surabaya.Tribunnews dalam "Aksi Tipu-tipu Bagus Terbongkar Setelah 6 Tahun
Menyervis Fiktif Mobil Perusahaan".
Tersangka sendiri mengaku menggelapkan Rp 200 juta dari aksi tersebut,
sementara audit perusahaan menunjukkan penggelapan mencapai Rp 600 juta.
“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti untuk memastikan kerugiannya,”
kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar, Senin (25/4/2016).
Kerugian semacam itu bukanlah hal baru dalam jalannya sebuah
perusahaan. Andaikata biaya servis saja tidak terpantau, tentu tidak kalah
mudahnya bagi biaya-biaya kecil lain untuk lolos, contohnya uang tol atau uang
parkir.
Memang, banyak perusahaan akhirnya menyewa mobil operasional agar
tidak lagi repot dengan urusan servis.
Namun, cara tersebut tentu tidak akan utuh mewujudkan perannya sebagai
transportasi terpercaya dalam berbisnis karena uang tol, bensin, parkir, dan
biaya operasional lainnya tetap diurus oleh manajemen perusahaan.
Persoalan-persoalan di atas pula yang menjadi perhatian perusahaan
penyewaan kendaraan TRAC setelah bergerak di bidang ini selama 31 tahun.
Sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut, TRAC membuat sebuah
sistem pengelolaan transportasi yang terintegrasi atau Transportation
Management System (TMS) pada 2008.
Sistem manajemen transportasi itu termasuk untuk mengelola biaya
operasional bahan bakar, penggunaannya, proses administrasinya, bahkan
analisisnya.
Pemantauan juga berlaku untuk pengeluaran-pengeluaran lainnya, seperti
uang tol, sehingga dapat terkontrol dan dipertanggungjawabkan dengan baik,
bahkan untuk persoalan ketika pengemudi tidak masuk kerja.
Pergerakan kendaraan dan pemantauan hal lainnya pun telah didukung
teknologi informasi, di antaranya lewat beragam aplikasi teruji seperti GPS,
WAP, Carmen, R-Mail, Centro, dan Avation.
Lantas, laporan analisis akan diberikan berdasarkan sistem kerja yang
diawali dari perencanaan, kemudian pengerjaan, dilanjutkan dengan pengecekan
dari hasil pengerjaan, lantas ditindaklanjuti atau diistilahkan dengan “plan, do, check, and action” (PDCA) sehingga
kemudian bisa menciptakan perbaikan terus-menerus secara berkala.
Semua kebutuhan-kebutuhan di atas bisa disediakan satu paket sekaligus.
Namun, TRAC juga memperbolehkan perusahaan penyewa untuk memilah mana yang
mereka butuhkan. TRAC sebagai transportasi terpercaya juga dapat
merancang hal baru yang
berbeda untuk mendukung kebutuhan penyewa.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



