Konsumsi Gadget Makin Tinggi, Harga Bisa Diatur

Laptop, tablet, ataupun komputer sudah menjadi benda penting dalam kegiatan sehari-hari. Penggunannya terus bertambah, terlihat dari penjualan perangkat-per
Laptop, tablet, ataupun komputer sudah
menjadi benda penting dalam kegiatan sehari-hari. Penggunannya terus bertambah,
terlihat dari penjualan perangkat-perangkat tersebut yang terus naik.
Sebagai gambaran, perusahaan analisis data
eMarkerter dari 2015 dan 2016 melihat pertumbuhan pengguna tablet, sebagai
salah satu perangkat gadget di Indonesia, sebesar 27 juta orang dan 32,6
juta orang.
Sementara itu, perusahaan statistik
internet Statista melihat pengguna tablet akan tumbuh dari tahun 2016 sebanyak
37,8 juta orang, lalu menjadi 42,8 juta dan 47,9 juta orang pada tahun-tahun
setelahnya.
Keinginan untuk memilikinya bisa didasari
aneka alasan, mulai untuk memenuhi gaya hidup, hingga untuk menunjang
pekerjaan.
Bagi yang ingin memenuhi gaya hidup, gadget memang bagaimanapun menunjukkan
prestise tersendiri bagi yang memilikinya.
Adapun bagi yang membutuhkannya untuk
pekerjaan, perangkat gadget kian hari
memang menjadi syarat penting di tengah pesatnya teknologi yang juga serba
meminimalkan penggunaan kertas.
Tidak heran, gonta-ganti gadget semacam itu pun terus dilakukan,
entah oleh perusahaan dengan aneka bidang ataupun perorangan.
Namun, memang bisa disadari, gadget bukanlah benda yang terbilang
murah, dan setidaknya berkutat di kisaran harga jutaan rupiah bahkan belasan
juta rupiah atau lebih, untuk unit-unit yang baru.
Meski demikian, bukan berarti mereka yang
ingin memiliki atau gonta-ganti gadget tidak
punya pilihan lain.
Gadget yang disesuaikan dengan budget bisa diperoleh di balai lelang.
Harganya sendiri terbilang sangat ramah di kantong.
Di IBID-Balai Lelang Serasi, yang bernaung di bawah PT Serasi Autoraya (SERA)
dan merupakan perusahaan
Astra misalnya, sebuah komputer
dekstop dengan layar datar bisa diperoleh secara komplet dan utuh dengan
harga lelang pembuka dari Rp 600.000, yang akan naik bertahap sesuai
tawaran-tawaran dari peserta lelang.
Bukan cuma komputer meja, laptop pun bisa
ditawarkan, dengan harga tawaran lelang pertama Rp 1,7 juta. Bahkan perangkat
sejenis kelas mutakhir bisa ditawarkan dengan harga lelang pembuka Rp 2,5 juta.
Untuk yang ingin membeli gadget laptop, tablet, ataupun komputer
meja, kami di IBID mempersilakan siapa pun untuk ikut dalam proses lelang dan
mengajukan penawaran dengan syarat mudah dan murah, antara lain membayar Rp
100.000 saja untuk mendapatkan nomor peserta lelang (NPL) atas satu unit gadget
dalam lelang.
Jika peserta lelang tidak mendapatkan
barang yang mereka tawar, maka uang Rp 100.000 tersebut akan dikembalikan.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



