Status Pandemi Dicabut, Angin Segar buat Ekonomi Bangsa

Status Pandemi Dicabut, Angin Segar buat Ekonomi Bangsa

Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencabut status pandemi di Indonesia, sejak 21 Juni 2023 disambut positif kalangan pelaku usaha dan masyarakat seca

Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencabut status pandemi di Indonesia, sejak 21 Juni 2023 disambut positif kalangan pelaku usaha dan masyarakat secara umum. Sejak saat itu, status kondisi Indonesia terkait dengan penyebaran virus Corona (COVID-19) bukan lagi pandemi, tetapi endemi.Presiden mengumumkan pencabutan status pandemi COVID-19 di Indonesia, Rabu (21/06/2023) lalu, di Istana Merdeka, Jakarta. “Setelah tiga tahun lebih kita berjuang bersama menghadapi pandemi COVID-19, sejak hari ini Rabu 21 Juni 2023, pemerintah memutuskan untuk mencabut status pandemi dan kita mulai memasuki masa endemi,” ujar Presiden seperti dikutip dari situs resmi Setkab.go.id.Ekonomi Indonesia Mulai Dapat Angin Segar Setelah Status Pandemi DicabutKeputusan tersebut diambil sejalan dengan pencabutan status public health emergency of international concern (PHEIC) untuk COVID-19 yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Keputusan ini juga diambil pemerintah dengan mempertimbangkan angka konfirmasi harian kasus COVID-19 di tanah air yang mendekati nihil.Baca juga : Dampak Positif Kereta Cepat Jakarta Bandung Yang Segera BeroperasiKeputusan pencabutan status pandemi ini mendapatkan respon positif berbagai kalangan. Sebab, kebijakan tersebut berdampak positif ke perekonomian nasional karena kegiatan mobilitas kembali normal. Sehingga, kegiatan produktif maupun konsumtif masyarakat juga kembali aktif dan berangsur ke titik maksimal.Permintaan dan penawaran jasa maupun barang pun kembali menggeliat, sehingga roda pertumbuhan ekonomi bergerak. Terlebih, bagi kalangan investor, kepastian kondisi sosial yang ada merupakan kepastian yang dijadikan pijakan untuk menentukan investasi.Fakta itu telah terjadi. Data Hasil Survei Perbankan Bank Indonesia yang dirilis beberapa waktu lalu menunjukkan, penyaluran kredit baru pada kuartal I pertama (Januari – Maret) 2023 tumbuh sebesar 63,7% dibanding periode sama di tahun lalu (year on year).Dengan kondisi yang semakin kondusif setelah dicabutnya status pandemi, maka pertumbuhan kredit di sepanjang 2023 ini diprediksi mencapai 10,4 persen year on year.Maklum, sektor jasa seperti pariwisata dan semua sektor terkait, yakni mulai dari transportasi, akomodasi (hotel dan penginapan), restoran, hingga industri kecil menengah pendukung mulai menggeliat. Sementara di pasar keuangan, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) relatif sedikit mengalami fluktuasi, namun net buy asing masih tinggi.Baca juga : Langkah Pemerintah Benahi Transportasi Dan Logistik Pulau JawaBisnis Transportasi Kian MenggeliatGerak roda perekonomian masih berpotensi berputar lebih cepat karena sektor manufaktur dan konsumsi masih sangat mungkin dimaksimalkan. Namun, untuk memacu gerak kedua sektor itu hingga titik optimal maupun maksimal dibutuhkan sarana transportasi dan logistik yang sangat mumpuni.Karena profesionalitas pelaku jasa transportasi dan logistik sangat menentukan perputaran produksi agar sesuai jadwal. Begitu pun dengan barang hasil produksi manufaktur yang akan diproduksi oleh konsumen atau masyarakat.Terlebih, fakta menunjukkan, sektor konsumen dan manufaktur merupakan dua bidang yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional, selain faktor jasa. Oleh karena itulah, jasa transportasi dan logistik menjadi sektor kunci dalam memacu pertumbuhan ekonomi.Bicara soal perusahaan jasa transportasi dan logistik yang handal, profesional, dan terpercaya, PT Serasi Autoraya atau SERA adalah adalah jawabannya. Jaringan bisnis PT Astra International Tbk, yang bergerak di bidang transportasi yang berdiri sejak 1986 ini kini memiliki kantor cabang di lebih dari 26 kota di Indonesia.SERA menjawab kebutuhan semua sektor penunjang pertumbuhan ekonomi nasional. Mulai dari sarana mobilitas orang untuk keperluan pribadi maupun bisnis dengan menyewakan kendaraan penumpang yakni mobil berbagai jenis dan kategori, hingga bus berbagai jenis dan kategori untuk transportasi wisatawan.Layanan rental mobil dan sewa bus berbagai jenis atau kategori yang dikelola oleh TRAC. Selain itu, SERA juga menjalankan bisnis jual beli mobil bekas berkualitas dengan nama dagang mobil88. Serta, balai lelang lewat IBID.Baca juga : Begini Pentingnya Peran Logistik Dalam Proses DistribusiBahkan SERA juga menyediakan layanan jasa transportasi dan logistik dengan nama SERA Logistic (SELOG). Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan jasa logistik end to end dengan layanan yang beragam. Mulai dari Contract Logistics, Shipping Services, Shipping Agency, Freight Forwarding Warehouse and Yard Management, hingga Courier Services.Layanan SELOG juga didukung pengguna teknologi digital terkini yang tidak hanya memudahkan, tetapi juga efektif dan efisien bagi bisnis pelanggan.Melalui Astra Fleet Management Solution (FMS), SELOG menyediakan solusi komprehensif dalam pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia dengan  berbasis teknologi informasi.Perusahaan ini juga memiliki armada kendaraan yang senantiasa terawat kondisi maupun kelengkapannya, sehingga siap digunakan setiap saat. Untuk mengetahui profil SERA dan layanan yang diberikan, termasuk SELOG, Anda bisa mengunjungi situs resmi  https://www.sera.astra.co.id/