Dampak Positif Penerapan Peraturan Ganjil Genap di Beberapa Ruas Tol

Peraturan ganjil genap di ruas tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), Jakarta-Tangerang (Janger), dan Jakarta-Cikampek (Japek) mulai aktif di beberapa gerbang tol.
Peraturan ganjil genap di ruas tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), Jakarta-Tangerang (Janger), dan Jakarta-Cikampek (Japek) mulai aktif di beberapa gerbang tol. Sebagian lagi masih dalam tahap uji coba.Di gerbang tol Bekasi Barat dan Timur, misalnya, mulai diterapkan ganjil genap pada 12 Maret 2018 lalu. Sementara itu, uji coba di ruas tol Jagorawi mulai dilakukan tanggal 16 April 2018 di gerbang tol Cibubur 2.Untuk ruas jalan tol Janger, uji coba dilakukan di gerbang tol Tangerang 2 dan Kunciran 2. pada waktu sama dengan tol Jagorawi. Skema peraturan yang diterapkan pun serupa, yaitu mulai jam 06.00-09.00 WIB dari Senin-Jumat, kecuali hari libur nasional.Pada peraturan ganjil genap tersebut, kendaraan yang memiliki plat nomor akhir genap hanya boleh melewati gerbang tol setiap tanggal genap. Plat nomor ganjil berlaku sebaliknya.Paket kebijakan itu diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Tunjuannya adalah untuk menurunkan angka kepadatan kendaraan menuju arah Jakarta pada waktu-waktu tertentu. Khusus untuk penerapan kebijakan di ruas tol Japek kebijakan ganjil genap hanya diberlakukan sementara, yaitu sampai tiga Proyek Strategis Nasional yang sedang berlangsung di sekitar ruas tol rampung.Proyek tersebut yakni jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated, pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung, dan pembangunan proyek kereta api ringan Light Rail Transit (LRT). Diperkirakan, proyek ini akan selesai tahun 2019.Untuk itulah kebijakan ganjil genap dicanangkan agar pengendara tidak terganggu dengan pengerjaan tiga projek tersebut. Selain itu, pemerintah juga menerapkan pembatasan kendaraan operasional mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih.Pasalnya, kondisi lalu lintas saat ini sudah sangat padat. Kecepatan kendaraan hanya 20 km per jam, padahal biasanya bisa mencapai rata-rata 60 km per jam."Kecepatan 20 km per jam ini tidak normal, setidaknya kami ingin kembalikan ke kondisi semula. Belum lagi ditambah truk overload yang tidak bisa melaju maksimal, biasanya kan mereka 80 km per jam. Ini membuat headway jalan sudah mendekati titik jenuh," ucap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi, dikutip situs berita CNN Indonesia, Sabtu (24/02).Menurut Bapak Budi, jika pengerjaan jalan tol dan LRT sudah berkurang, mobilisasi meterial pun akan menurun. Dengan begitu, pihaknya bisa mengajukan agar kebijakan pembatasan kendaraan operasional dan ganjil genap di tol Japek segera dihentikan. Hemat konsumsi BBM Di sisi lain, kebijakan ganjil genap yang saat ini sudah mulai diberlakukan di tiga ruas jalan tol tersebut ternyata berdampak positif terhadap perekonomian. BPTJ mencatat terjadi penghematan konsumsi BBM hingga Rp 500 miliar per hari. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPTJ, Bambang Prihartono dalam evaluasi kebijakan ganjil genap di Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang (19/4). Oleh karena itu, Bapak Bambang mengungkapkan rencana untuk mengembangkan kebijakan sama ke beberapa ruas jalan tol lain.Harapannya tentu, kebijakan tersebut dapat mengurangi tingkat kemacetan yang sering terjadi selama ini. Pemilik kendaraan pun tak perlu merasa khawatir karena masih bisa menyiasatinya dengan berbagai cara. Pilihannya bisa dengan mengubah jadwal keberangkatan menjadi lebih pagi atau mencari alternatif jalan lain. Paling penting, transportasi dalam kondisi prima sehingga dapat menghadapi keadaan apapun di jalan.Untuk memenuhi kebutuhan transportasi berkualitas, mobil88, salah satu anak perusahaan PT Serasi Autoraya, menyediakan layanan jual beli mobil seken terpercaya yang tersebar banyak kota di Indonesia. Kami memiliki beragam pilihan kendaraan yang telah terjamin kualitasnya. Lebih dari itu, mobil88 berani memberikan jaminan buyback guarantee untuk setiap pembelian mobil. Jaminan tersebut menjamin beragam aspek, yaitu mobil bukan bekas tabrakan karena hal itu rentan berpengaruh pada sasis dan kestabilannya. Lalu, pastikan pula mobil bukan bekas banjir yang bisa merusak kelistrikan. Selain itu, odometer juga tidak diutak-atik sehingga kilometernya asli. Surat-surat juga wajib terjamin asli dan lengkap. Jadi, pelanggan bisa menikmati transportasi berkualitas tanpa rasa waswas.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



