Antisipasi Lonjakan Volume Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2018

Antisipasi Lonjakan Volume Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2018

Lonjakan volume kendaraan saat arus mudik seakan menjadi tradisi. Contohnya, kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikarang Utama tahun ini diperkirakan naik 8

Lonjakan volume kendaraan saat arus mudik seakan menjadi tradisi. Contohnya, kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikarang Utama tahun ini diperkirakan naik 81 persen. Lebih jauh, volume lalu lintas mudik 2018 agaknya naik 0,03 persen dibanding tahun 2017. Lalu, seperti apa antisipasinya?Beragam kebijakan tengah dirangkum pemerintah melalui pihak-pihak terkait. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahkan menyatakan bahwa salah satu fokus kerja yang disiapkan sejak jauh hari adalah soal mudik lebaran 2018."Isu strategis yang perlu diamati untuk tahun 2018 adalah ketersediaan angkutan umum cadangan pada darat, laut, udara, kereta api (untuk) mengatasi lonjakan," kata Menhub Budi kepada CNN Indonesia, Rabu (31/01).Di sisi lain, PT Jasa Marga (Persero) juga telah menyiapkan antisipasi lonjakan kendaraan di jalur tol, terutama sepanjang tol Jakarta-Cikampek. Ruas tol ini memang ditengarai menjadi bottleneck arus kendaraan akibat beragam pembangunan yang tengah berjalan. Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya telah menyiapkan tiga strategi utama."Yaitu mendistribusikan beban lalu lintas, optimalisasi kapasitas jalur, dan percepatan penanganan atau meminimalisir gangguan lalu lintas di sepanjang jalur," ungkap VP Operation Management Jasa Marga Randy L Lukman dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/04).Skenario yang akan dilakukan adalah pengalihan kendaraan ke gerbang tol terdekat jika antrean terlalu panjang. Selain itu, Bapak Randy mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan 20 jalur di gerbang Tol Cikarang Utama. Jumlah ini lebih banyak ketimbang tahun lalu yang totalnya 16 jalur.Tak berhenti di situ, PT Jasa Marga juga mengatakan akan memanfaatkan mobile reader dan pengisian saldo kartu atau top up di gerbang tol Cikarang Utama 2 dan 4. Total mobile reader yang disiapkan ada 25 unit.Mobile reader adalah alat pembaca kartu tol portable. Nantinya, petugas mendatangi pengendara yang sedang antre untuk masuk tol, lalu pengendara tinggal menempelkan kartu tol ke mobile reader untuk melakukan transaksi. Proses pembayaran tol pun jadi lebih cepat karena tidak terpusat di gardu utama.Untuk memperlancar arus lalu lintas sepanjang jalur tol, PT Jasa Marga juga melakukan pembatasan jumlah truk golongan III hingga V, yaitu pukul 00.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Kebijakan ini mulai berlaku H-3 lebaran.Dengan berbagai strategi di atas, harapannya pengendara yang akan melewati jalur tol saat mudik tidak akan terlalu lama terjebak dalam kemacetan. Volume kendaraan dapat lebih terurai dan waktu perjalanan mudik menjadi lebih pendek.Persiapan yang telah matang tersebut tentu dapat menjadi kabar menyenangkan untuk pemudik yang berencana pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi. Apalagi, transportasi ini memang masih menjadi pilihan utama pemudik.Mudik menggunakan mobil sendiri dirasa lebih praktis dan fleksibel dari segi pengaturan jadwal perjalanan. Oleh karena itu, penjualan mobil jelang lebaran umumnya lebih tinggi dari bulan lain.Untuk memenuhi lonjakan permintaan pasar tersebut, PT Serasi Autoraya (SERA) melalui anak perusahaannya IBID-Balai Lelang Serasi menawarkan pembelian kendaraan untuk mudik melalui pelelangan.Membeli mobil lewat lelang bisa menjadi solusi agar masyarakat dapat membeli mobil yang sesuai dengan budget. Ya, pilihan mobil di IBID lebih beragam sehingga sangat mungkin untuk mendapatkan  mobil yang sesuai kebutuhan. Jadi, pemudik dapat pulang kampung menggunakan mobil pribadi dan menikmati perjalanan mudik yang lebih nyaman tahun ini.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag