Cuti Bersama Libur Lebaran Bertambah, Arus Mudik Diharapkan Turut Terurai

Pemerintah telah memutuskan bahwa cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2018 bertambah dari empat hari menjadi tujuh hari. Keputusan ini diharap dapat membantu meng
Pemerintah telah memutuskan bahwa cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2018 bertambah dari empat hari menjadi tujuh hari. Keputusan ini diharap dapat membantu mengurai kemacetan saat arus mudik karena sebagian masyarakat lebih leluasa memilih waktu keberangkatan."Dengan begitu, masyarakat bisa memilih kapan waktu mudik yang tepat dalam rentang waktu, Sabtu, 9 Juni 2018 hingga sehari sebelum Lebaran, yaitu Kamis, 14 Juni 2018," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Tempo.co, Kamis (19/04).Jika waktu cuti tidak bertambah, masyarakat hanya punya pilihan mudik pada tanggal 13 atau 14 Juni 2018. Jadi, arus mudik akan bertumpuk pada tanggal tersebut, kemacetan pun tidak bisa dihindari. Sangat mungkin waktu tempuh menjadi berkali lipat lebih lama.Hal tersebut jadi berbeda ketika cuti bersama ditambah pemerintah pada 11, 12, dan 20 juni 2018. Karena tanggal 11 Juni jatuh pada hari Senin, masyarakat sebenarnya mulai bisa memilih waktu mudik dari hari Sabtu, 9 Juni 2018. Bahkan, sebagian orang mungkin memilih berangkat pada Jumat malam, hari sebelumnya.Prediksi tersebut sejalan dengan hasil pemetaan waktu mudik yang didapatkan dari riset Kementerian Perhubungan tentang kebiasaan masyarakat ketika mudik. Riset ini dilakukan untuk memastikan lalu lintas arus mudik dapat menjadi lebih lancar dari tahun-tahun sebelumnya."Preferensi orang mudik itu maunya 2 – 3 hari sebelum Lebaran. Nah kalau itu kan karena liburnya sedikit," ucap Menhub Budi.Ketika cuti bersama ditambah, kebiasaan tersebut otomatis berubah. Masyarakat punya opsi lebih banyak untuk memilih waktu mudik. Meski demikian, Menhub menyarankan agar masyarakat tidak mudik pada 2 – 3 hari sebelum lebaran karena sangat mungkin puncak kemacetan tetap terjadi pada hari-hari itu. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak memilih waktu mudik yang tepat.Selain menentukan waktu mudik, hal yang tak kalah penting untuk dipersiapkan oleh masyarakat adalah transportasi menuju kampung halaman. Apalagi, tren mudik saat ini masih didominasi oleh kendaraan pribadi. Namun, perjalanan mudik yang cukup jauh membutuhkan stamina tubuh yang kuat dan kondisi mobil yang prima. Meskipun kemacetan diprediksi akan terurai karena cuti bersama ditambah, volume kendaraan masih tetap tinggi saat arus mudik.Hal tersebut terjadi karena kebanyakan perusahaan swasta memilih untuk tidak menambah waktu cuti. Jadi sangat mungkin kemacetan masih terjadi sepanjang perjalanan mudik.Oleh karena itu, masyarakat membutuhkan transportasi mudik berkualitas yang mampu menempuh perjalanan jauh dengan medan yang menantang, ditambah kemacetan yang mungkin cukup panjang.Memenuhi kebutuhan tersebut, mobil88 sebagai anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA) yang juga berada di bawah naungan Astra, menyediakan mobil seken berkualitas sebagai pilihan kendaraan mudik.Soal kualitas pun tidak perlu diragukan karena mobil88 menjamin semua mobil yang dijual dalam kondisi prima dan siap pakai. Bahkan, mobil88 berani memberikan jaminan buyback guarantee demi kenyamanan konsumen saat membeli mobil.Lebih dari itu, mobil88 juga memberikan beragam layanan purna jual seperti free insurance dan free car detailing. Dengan benefit ini, konsumen bisa tenang saat menggunakan mobil untuk mudik.Apalagi, pilihan mobil di mobil88 juga sangat beragam. Konsumen bisa memilih mobil sesuai kebutuhan, misalnya yang bisa menampung keluarga besar untuk mudik. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat semakin merasakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



