Dampak Positif Perpanjangan Libur Lebaran Terhadap Sektor Pariwisata

Dampak Positif Perpanjangan Libur Lebaran Terhadap Sektor Pariwisata

Pemerintah telah memutuskan bahwa cuti bersama saat Idul Fitri 2018 diperpanjang menjadi 7 hari. Jumlah cuti ini lebih banyak ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah telah memutuskan bahwa cuti bersama saat Idul Fitri 2018 diperpanjang menjadi 7 hari. Jumlah cuti ini lebih banyak ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Meskipun sempat menuai pro dan kontra, keputusan ini nampaknya akan berdampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata.Cuti yang lebih panjang tersebut membuat sebagian masyarakat dapat mengatur rencana liburan dengan lebih leluasa. Bahkan, sangat mungkin waktu jalan-jalan dengan keluarga menjadi lebih panjang dari biasanya. "Hal ini bakal berimbas meningkatnya pengunjung di lokasi-lokasi wisata. Pasti semua lokasi wisata akan dipadati orang di saat libur panjang nanti," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto kepada Detik Finance, Senin (07/05).Dengan demikian konsumsi masyarakat di sektor pariwisata pun turut bertambah. Hal ini tentu dapat mendorong peningkatan pedapatan dari sektor ini dan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia."Jadi akan semakin banyak uang kuartal yang akan digunakan, konsumsi juga meningkat," ucap Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo, dikutip situs web Tempo.co, Jumat (20/04).Dampak positif juga akan dinikmati oleh pelaku usaha pendukung pariwisata lain, seperti kuliner, kerajinan, kesenian, dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan sektor ini berhubungan erat dengan pariwisata.Di sisi lain, Bapak Dody menambahkan bahwa penambahan cuti bersama tersebut tidak akan mengganggu dunia usaha secara umum. Menurutnya, pengusaha pasti telah menyediakan stok yang cukup sebelum libur lebaran."Produksi tidak terganggu, konsumen tetap terlayani," ucap dia.Terlebih lagi, keputusan cuti bersama tersebut sebelumnya telah dibahas pemerintah bersama pelaku usaha demi menjaga perputaran roda ekonomi, seperti yang disampaikan Menko PMK Puan Maharani."Pemerintah telah mendengarkan aspirasi dan melakukan pembahasan bersama dengan perwakilan dari dunia usaha, APPINDO, dan KADIN, serta pihak Bursa Efek Indonesia, agar tetap dapat menciptakan kondisi perekonomian yang tetap kondusif," kata Ibu Puan.Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak khawatir karena layanan pemerintah tetap berjalan meskipun cuti bersama diperpanjang. Layanan di rumah sakit, sektor telekomunikasi, listrik, air minum, imigrasi, pehubungan, dan layanan lainnya tetap berjalan.Bahkan, perusahaan solusi transportasi seperti TRAC yang berada di bawah naungan PT Serasi Autoraya (SERA), juga tetap melayani konsumen saat libur lebaran. Masyarakat dapat memanfaatkan jasa sewa mobil TRAC untuk mendukung kebutuhan transportasi saat liburan bersama keluarga.TRAC memberikan layanan transportasi terpercaya yang dapat membuat pengalaman liburan semakin berkesan. Kami menjamin semua mobil dalam keadaan prima sehingga konsumen merasa nyaman selama perjalanan.Selain itu, TRAC juga menjamin keamanan konsumen dengan memberikan asuransi perjalanan. Bahkan, kami siap membantu konsumen jika mengalami kendala di jalan. Harapannya, layanan-layanan tersebut membuat masyarakat semakin menikmati waktu berlibur bersama keluarga saat cuti panjang nanti.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag