Demi Mengembangkan Jalur Logistik, Kapasitas Terminal Teluk Lamong Diperluas

Demi Mengembangkan Jalur Logistik, Kapasitas Terminal Teluk Lamong Diperluas

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menambah kapasitas penumpukan peti kemas dengan memperluas Terminal Teluk Lamong (TTL) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menambah kapasitas penumpukan peti kemas dengan memperluas Terminal Teluk Lamong (TTL) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Penambahan tersebut meningkatkan daya tampung sebesar 50 persen."Pelindo III konsisten mengembangkan Terminal Teluk Lamong secara bertahap. Kini pada tahap kedua mengerjakan perluasan container yard dari eksisting 10 blok dengan kapasitas 1 juta TEUs, menjadi 15 blok dengan kapasitas mencapai 1,5 juta TEUs," ujar CEO Pelindo III Ari Askhara, dikutip dari Kompas.com, Selasa (10/4).Dengan demikian kapasitas peti kemas yang bisa disimpan dalam TTL Tanjung Perak semakin bertambah. Proyek ini diperkirakan rampung dalam waktu 18 bulan atau sekitar awal 2019. Perkiraan ini lebih cepat dibanding target kontraknya yang tertulis selama dua tahun.Sementara itu, pada perluasan tahap akhir, total kapasitas penumpukan peti kemas akan mencapai 6,5 juta TEUs dengan luas 30 blok. Rencana ini sejalan dengan target Pelindo III untuk menjadikan TTL sebagai terminal peti kemas utama di pelabuhan Tanjung Perak. Adapun untuk nilai investasinya, Pelindo III mengeluarkan dana sebesar Rp 400 miliar. Namun, pengembangan TTL tidak berhenti di perluasan lapangan peti kemas saja. Kolam pelabuhan Teluk Lamongan juga akan dikeruk hingga kedalaman 16 meter low water spring (LWS). Sebelumnya, teluk ini memiliki kedalaman 14 meter LWS.Dampak dari pengerukan tersebut cukup signifikan meningkatkan layanan TTL. Nantinya terminal ini juga mampu mengakomodasi kapal-kapal berbobot mati 80.000 ton. Hal ini tentu akan berdampak pada efisiensi pengiriman barang.Tak hanya itu, rencana pengembangan proyek tersebut dapat menyokong jalur logistik untuk menekan biaya. Stabilitas harga antar daerah di Nusantara pun dapat menjadi lebih seimbang.Hal tersebut tentu disambut baik oleh para penggiat usaha di bidang logistik, seperti halnya SELOG. Sebagai salah satu anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA) yang bergerak di bidang logistik, SELOG percaya pembangunan tersebut dapat turut meningkatkan layanannya.Sampai saat ini, SELOG sendiri telah menyediakan jasa logistik terintegrasi dan komplet, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga proses monitoring. Adapun khusus pengiriman kargo di dalam negeri, SELOG memiliki Shipping Services, yakni jasa pengiriman dan distribusi dengan moda transportasi laut.Selain itu, SELOG juga memiliki layanan Freight Forwarding yang memberikan jaminan keamanan (safety), tepat waktu (on time), dan zero defect, di samping ada Courier Services, jasa kurir ekspres untuk mengirimkan paket dengan layanan same day service, next day service, dan regular service. Untuk pergudangan, SELOG juga menawarkan jasa pengelolaan dan penyimpanan barang melalui Warehouse Management System (WMS). Dengan segala program yang ditawarkan ini, SELOG berharap bisa menjadi bagian dari pertumbuhan positif ekonomi Indonesia di masa yang akan datang.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag