Mudik Menggunakan Sepeda Motor Masih Jadi Tren

Mudik Menggunakan Sepeda Motor Masih Jadi Tren

Kendaraan roda dua atau motor masih menjadi salah satu alternatif transportasi favorit untuk mudik. Sepeda motor dianggap lebih praktis dan hemat bahan bakar se

Kendaraan roda dua atau motor masih menjadi salah satu alternatif transportasi favorit untuk mudik. Sepeda motor dianggap lebih praktis dan hemat bahan bakar serta relatif lebih lincah untuk meliuk-liuk di tengah kemacetan arus mudik.Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah sepeda motor pada lebaran 2017 mencapai 5,14 juta kendaraan. Angka ini lebih tinggi dibanding jenis kendaraan lain. Kemungkinan, jumlahnya bisa meningkat tahun ini.Meski demikian, pemerintah berharap masyarakat yang masih mudik menggunakan sepeda motor mau memakai moda transportasi lain yang lebih nyaman. Oleh karena itu, pemerintah merancang beragam program gratis untuk pemudik motor.Program Angkutan Motor Gratis (Motis), misalnya, menawarkan pengguna motor untuk mudik menggunakan kereta yang mampu menampung 18.096 sepeda motor. Pendaftaran program ini telah dibuka sejak 9 Februari lalu secara online di situs web mudikgratis.dephub.go.id."Dengan adanya penyelenggaraan Angkutan Motis ini, diharapkan bagi masyarakat yang selama ini masih menggunakan sepeda motor untuk melakukan perjalanan mudik, mau beralih untuk menggunakan layanan yang telah disediakan oleh pemerintah," ucap Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri, dikutip situs berita Bisnis Indonesia, Senin (12/02). Periode program tersebut dilakukan untuk arus mudik selama 6 hari dari tanggal 8 – 13 Juni 2018 dan untuk arus balik selama 7 hari dari tanggal 19 – 25 Juni 2018. Sementara itu, lintasan layanannya dibagi tiga, yaitu Lintas Utara dari Stasiun Jakarta Gudang sampai Stasiun Surabaya Pasarturi, Lintas Selatan I dari stasiun sama ke Stasiun Kutoarjo, dan Lintas Selatan II sampai ke Stasiun Blitar.Selain itu, pemerintah memiliki program mudik gratis untuk pemotor dengan menggunakan kapal laut. Program ini bertujuan untuk menyambungkan pemudik ke kota tujuan agar mereka tidak terlalu lelah berkendara dari Jakarta.Jadwal keberangkatan arus mudik adalah tanggal 9 – 13 Juni 2018 dari Tanjung Periok ke Tanjung Emas Semarang. Untuk arus balik, tanggal keberangkatannya 18 – 22 Juni 2018 dengan rute sebaliknya.Dengan program-progam tersebut, masyarakat tetap bisa membawa motornya ke kampung halaman. Pasalnya, motor masih dibutuhkan untuk transportasi ketika bersilaturahmi dengan keluarga atau saat liburan. Di sisi lain, program tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan angkutan lebaran yang aman, nyaman, dan menjamin keselamatan, khususnya bagi pemudik sepeda motor. Karena, kebutuhan transportasi roda dua memang masih cukup tinggi. Masyarakat Indonesia saat ini lebih memilih mengendarai motor untuk beragam aktivitas, termasuk mudik dan libur lebaran. Terlebih lagi, banyak akses di daerah yang lebih mudah dijangkau dengan kendaraan kecil. Apalagi, beberapa jalur sering kali belum terjamah transportasi umum.Alasan tersebut mendorong tren pembelian sepeda motor jelang lebaran. Menyadari kebutuhan ini, PT Serasi Autoraya (SERA) melalui anak perusahaannya, IBID-Balai Lelang Serasi, memberikan opsi pembelian beragam kendaraan, termasuk sepeda motor dengan harga lebih terjangkau.Melalui IBID, masyarakat dapat membeli mobil, motor, atau gadget dengan cara lelang. Siapapun boleh mengikuti lelang untuk membeli satuan atau dalam jumlah besar. Cara mengikuti lelang di IBID pun mudah. Calon pembeli hanya perlu mendaftarkan diri dan menyetor deposit dalam bentuk Nomor Peserta Lelang sebesar Rp 1 juta untuk motor, Rp 5 juga untuk mobil, dan Rp 100.000 untuk gadget.Jika memenangkan lelang, pembeli tinggal membayarkan harga yang sudah disepakati dikurangi dengan uang jaminan yang sudah disetorkan. Sebaliknya jika kalah, deposit tersebut kembali 100 persen.Melalui lelang, masyarakat diharapkan dapat memiliki opsi membeli kendaraan dengan harga lebih terjangkau, baik untuk memenuhi kebutuhan transportasi harian maupun untuk mudik lebaran tahun ini.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag