Sektor Pariwisata Meraup Untung Saat Libur Lebaran 2018

Sektor Pariwisata Meraup Untung Saat Libur Lebaran 2018

Tradisi mudik lebaran tidak bisa dipisahkan dengan kebiasaan warga untuk berwisata bersama keluarga. Apalagi, cuti lebaran kali ini cukup panjang dan berbarenga

Tradisi mudik lebaran tidak bisa dipisahkan dengan kebiasaan warga untuk berwisata bersama keluarga. Apalagi, cuti lebaran kali ini cukup panjang dan berbarengan dengan libur sekolah. Sektor pariwisata pun diperkirakan dapat meraup keuntungan selama musim libur lebaran 2018.Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Yugi Prayanto, berpendapat bahwa semua tempat wisata lokal akan dipadati pengunjung, seperti dilansir Okezone.com, Senin (07/05)."Libur panjang lebaran membawa banyak keuntungan bagi semua pihak, termasuk masyarakat dan pelaku usaha," tambah Kadin Yugi.Dia mengatakan bahwa masyarakat punya waktu lebih leluasa untuk bersilaturahmi dan mengatur rencana liburan bersama keluarga. Sementara itu, pelaku usaha diuntungkan karena objek wisata akan dibanjiri pengunjung."Bisnis penginapan, kuliner, ekonomi kreatif, hingga agen perjalanan akan turut meraup keuntungan. Karena sektor pariwisata ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan pelaku usaha lainnya baik kuliner, kerajinan, dan sebagainya," ucap Yugi.Hal tersebut sejalan dengan lonjakan pesanan tiket dan paket wisata jelang libur lebaran. Salah satu biro perjalanan di Indonesia, dikutip dari kontan.co.id, Selasa (24/04), mengakui bahwa jumlah pemesanan paket wisata naik 12 persen dibanding periode sama pada 2017.Untuk destinasi wisata domestik paling diminati, masyarakat masih memilih tujuan wisata di Lombok, Medan, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya. Tak hanya itu, permintaan transportasi saat libur lebaran pun turut meningkat. Jasa rental mobil menerima banyak permintaan sewa mobil, termasuk salah satunya TRAC, anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA) yang  bergerak di bidang jasa penyewaan kendaraan."Tren sewa kendaraan untuk mudik dan libur lebaran juga turut naik. Jumlah permintaan TRAC meningkat hingga 30 persen," kata Chief Operating Officer TRAC Agus Riyadi saat acara buka puasa bersama media di daerah Jakarta Selatan, Jumat (18/05).Menurut Bapak Riyadi, mayoritas konsumen memilih layanan sewa mobil lepas kunci atau tanpa driver karena mereka dapat menikmati libur bersama keluarga secara privat untuk liburan yang lebih nyaman.Apalagi libur lebaran tahun ini lebih panjang daripada tahun-tahun sebelumnya. Sebagai informasi, pemerintah memang menambah libur cuti bersama lebaran sebanyak tiga hari sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri berkenaan dengan Revisi Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018.Pemerintah memutuskan libur cuti bersama mulai pada tanggal 11, 12, 13, 14 Juni dan dilanjutkan libur setelah libur Idul Fitri tanggal 18, 19 dan 20 Juni 2018. Perkantoran baru mulai efektif tanggal 21 Juni 2018.Dampak kebijakan tersebut pun bukan hanya meningkatkan keuntungan pelaku usaha sektor pariwisata, melainkan juga mempu mengurai kemacetan yang kerap terjadi setiap mudik lebaran. Kepadatan kendaraan saat mudik dan arus balik pun bisa terdistribusi secara lebih merata.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag