Lalu Lintas Mudik Lebaran 2018 Lebih Baik, Apa Penyebabnya?

Lalu Lintas Mudik Lebaran 2018 Lebih Baik, Apa Penyebabnya?

Lalu lintas mudik lebaran 2018 dianggap lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Waktu tempuh perjalanan menurun, begitu juga tingkat kecelakaan selama mudik. Str

Lalu lintas mudik lebaran 2018 dianggap lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Waktu tempuh perjalanan menurun, begitu juga tingkat kecelakaan selama mudik. Strategi dan antisipasi yang dilakukan pemerintah dan berbagai pihak terkait pun dinilai cukup sukses.Dari sisi keselamatan lalu lintas, tingkat kecelakaan selama mudik 2018 menurun hingga 30 persen ketimbang tahun 2017. Persentase korban meninggal akibat kecelakaan juga turun sebesar 34 persen."Perbandingan data jumlah laka lantas selama Operasi Ketupat dari H-8 sampai H+8 tahun 2017 dibandingkan tahun 2018 sebanyak 824 kejadian atau 30 persen," kata Kepala Bagian Penerangan Satuan Divisi Humas Polri Kombes Pol Yusri Yunus kepada Kompas.com, Sabtu (23/06).Selain itu, kemacetan lalu lintas saat mudik pun dinilai tidak separah tahun-tahun sebelumnya. Volume kendaraan memang meningkat namun laju kendaraan masih lebih baik, hanya terjadi perlambatan di beberapa titik."Kalau dari pengamatan saya dan yang saya alami, yang terjadi bukan kemacetan tapi perlambatan," ucap Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Darmaningtyas.Menurut dia, kemacetan memang sempat terjadi pada 12-13 Juni di beberapa ruas tol Jakarta-Cikampek-Cipali. Namun kemacetan tersebut segera terurai dengan penerapan sistem contraflow.Faktor keberhasilanFaktor lain yang menjadi penentu kesuksesan mudik lebaran 2018 di antaranya tambahan cuti bersama, dibukanya jalur Tol Trans Jawa, dan penurunan jumlah pemudik."Libur panjang sebelum Hari H dan setelah Hari H memungkinkan warga mengatur perjalanan mudiknya lebih leluasa," tutur Darmaningtyas.Pada musim lebaran 2018, arus mudik terjadi sejak H-7 sampai H-2, sedangkan tahun lalu arus mudik terpusat pada H-3 hingga H-2. Jadi, tahun ini arus mudik terpecah karena pilihan waktu mudik lebih bervariasi.Selain itu, pengoperasian Tol Trans Jawa secara operasional maupun fungsional turut membantu mengurai kepadatan volume kendaraan. Seperti yang diketahui, kemacetan lalu lintas arah Jawa memang cukup tinggi jelang mudik, jika dibandingkan dengan jalur arah Sumatera atau pulau lainnya.Meski demikian, jumlah pemudik tahun 2018 ternyata menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Banyak warga kota memutuskan tidak mudik tahun ini dengan berbagai alasan. Menurut Darmaningtyas, tiga indikatornya adalah tingkat keramaian di tempat tujuan mudik menurun, kondisi lalu lintas Jakarta tidak selengang tahun lalu, dan penurunan jumlah mobil yang keluar Tol Cikampek."Data Jasa Marga, mengenai jumlah kendaraan yang keluar Pintu Tol Cikampek sejak H-10 sampai H+1 mengalami penurunan, yaitu dari 1.192.704 unit (tahun 2017) menjadi 995.393 unit (atau turun 16,54 persen) tahun ini," lanjut Darmaningtyas.Faktor-faktor tersebut ditengarai menjadi penyebab kesuksesan mudik lebaran 2018. Sebagian masyarakat yang pulang kampung kemarin pun akhirnya bisa merasakan durasi perjalanan mudik yang relatif lebih cepat.Strategi antisipatif tersebut cukup berhasil membuat arus lalu lintas mudik lebaran lebih aman dan lancar. Apalagi kebanyakan masyarakat memang masih memilih mudik menggunakan mobil pribadi. Pilihan tersebut dirasa lebih ekonomis dan efisien. Pasalnya, pemudik biasa membawa beberapa anggota keluarga dan barang bawaan yang cukup banyak. Hal itu juga ternyata turut mendorong pembelian mobil, baik mobil baru maupun seken. Khusus penjualan mobil seken, peningkatannya bisa mencapai 15-20 persen dari bulan biasa seperti yang dialami oleh mobil88.Anak perusahaan PT Serasi Autoraya dan merupakan bagian dari Astra tersebut memang memberikan layanan jual beli khusus mobil seken berkualitas. Tren pembelian mobil seken untuk mudik pun cukup tinggi karena proses administrasinya lebih cepat. Mobil bisa langsung dipakai setelah lunas.Terlebih lagi, mobil yang ditawarkan mobil88 terjamin mulai dari dokumen lengkap dan asli serta kondisinya yang prima. Mobil seken yang dijual mobil88 bukan mobil bekas banjir, bukan bekas tabrakan, dan odometer pun tidak diputar balik.Sebelum dijual, mobil88 juga melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Pengecekan bahkan dilakukan hingga empat kali sebelum mobil sampai di tangan konsumen supaya konsumen mendapatkan mobil bekas dengan kualitas terbaik.Dengan kualitas kendaraan yang prima dan beragam tindakan antisipatif dari pemerintah dan pihak-pihak terkait tentu menjadikan mudik lebaran 2018 lebih kondusif. Harapannya, kesuksesan ini bisa menjadi catatan penting untuk arus mudik pada masa mendatang yang semakin baik.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag