Memiliki Mobil Idaman Tanpa Menggangu "Cash Flow"

Memiliki alat transportasi pribadi berupa mobil seakan sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat yang mobilitasnya cukup tinggi. Namun, mengingat harga mob
Memiliki alat transportasi pribadi berupa mobil seakan sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat yang mobilitasnya cukup tinggi. Namun, mengingat harga mobil mencapai puluhan hingga ratusan juta, kita tentu perlu mengatur strategi agar bisa memiliki mobil tanpa mengganggu cash flow.Dari segi pembiayaan, memiliki mobil memang bukan lagi hal sulit karena membeli mobil kini bisa dilakukan secara kredit. Hal ini tentu mempermudah kita saat mengatur rencana finansial.Meski demikian, sebelum memutuskan untuk mengambil kredit mobil, kita wajib mempertimbangkan beberapa hal seperti jenis mobil yang dibutuhkan juga menyesuaikan kondisi keuangan. Jenis mobil yang dipilih bukan hanya menyoal kapasitas dan fitur, melainkan juga harga yang sesuai dengan budget.Jadi, sebelum memilih jenis mobil yang tepat, ada baiknya kita menilik terlebih dulu kondisi keuangan. Jangan sampai kita terbelit utang gara-gara menginginkan mobil yang harganya di luar budget. Menurut saran financial planner Prita Hapsari Ghozie, dikuti dari Detik Finance, prinsip utama utang yang tidak boleh dilanggar adalah rasionya tidak lebih dari 35 persen dari pendapatan bulanan. Jadi, hal pertama yang perlu ditilik adalah rasio utang kita saat ini.Pasalnya, rasio tersebut merupakan total utang yang kita miliki setiap bulan, misalnya cicilan rumah, kartu kredit, atau utang lainnya. Jika total utang masih di bawah 35 persen dari pendapatan, hitung marginnya untuk mengetahui berapa alokasi dana yang bisa digunakan untuk mencicil mobil.Anggaplah total pendapatan bulanan sebesar Rp10 juta dengan jumlah utang Rp1,5 juta dari kartu kredit dan utang lainnya. Rasio utang sehat adalah 35 persen dari Rp10 juta atau sejumlah Rp3,5 juta. Jadi, jumlah cicilan mobil sebaiknya tidak lebih dari Rp2 juta setiap bulan.Namun, jumlah tersebut bisa ditambah asal kita mau menguragi utang lainnya. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan kartu kredit. Segera setelah utang kartu kredit lunas, hentikan pemakaiannya agar dana bisa dialihkan untuk menambah cicilan mobil.Jika sudah tahu besaran utang yang sehat untuk cash flow, kita bisa mulai mencari jenis mobil yang sesuai kebutuhan dan budget. Kalau budget masih minim, kita bisa memilih mobil sejenis Low Cost Green Car (LCGC) yang kini variannya makin modern dan lengkap.LCGC memiliki harga yang jauh lebih terjangkau. Selain itu konsumsi bahan bakarnya hemat dan perawatannya pun lebih mudah sehingga bisa mengurangi biaya pemakaian setiap bulannya.Jenis mobil tersebut juga biasanya masih berada di kisaran harga Rp90 juta – Rp150 juta, tergantung dari tipenya. Tentu saja harga ini juga masih bisa disiasati dengan membeli versi sekennya. Harga menjadi lebih ramah lagi di kantong dibanding membeli mobil baru.Terlebih lagi, harga tersebut juga sering kali ditawarkan dengan DP yang ringan. Jadi, tabungan tak perlu terkuras terlalu banyak untuk melunasi DP. Periode cicilannya juga bisa dipilih yang paling meringankan pengeluaran bulanan.Meski demikian, strategi keuangan tersebut harus juga dibarengi dengan kejelian saat membeli mobil seken. Kita wajib memilih showroom jual-beli mobil seken terpercaya yang sanggup memberi jaminan bahwa mobil yang dibeli dalam kondisi baik.Jaminan tersebutlah yang ditawarkan oleh showroom mobil88, anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA) yang sudah berpengalaman dalam jual beli mobil seken berkualitas. Semua mobil yang dibeli di mobil88 akan mendapatkan jaminan berupa buyback guarantee.Jaminan tersebut mencakup mobil dijamin bukan mobil bekas terendam banjir, bukan pula bekas tabrakan. Selain itu, odometer tidak diputar balik sehingga tidak akan tertipu usia mobil. Dokumen mobil juga asli dan lengkap sehingga konsumen akan merasa aman dan nyaman.Tak hanya itu, sebelum dijual, mobil88 selalu melakukan pemeriksaan menyeluruh. Konsumen akan mendapatkan mobil seken berkualitas karena pengecekan mobil dilakukan hingga empat kali demi menjaga kualitas.Harapannya, masyarakat yang mobilitasnya tinggi tetap dapat memiliki mobil untuk mendukung aktivitas harian. Di sisi lain, pembelian mobil ini tidak mengganggu cash flow sehingga rencana-rencana finansial tetap tercapai.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



