Strategi untuk Meningkatkan Efisiensi Perusahaan

Strategi untuk Meningkatkan Efisiensi Perusahaan

Proses bisnis yang kurang efisien menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Meskipun terdengar sepele, kebiasaan semacam ini ternyata merugikan perusahaan secara

Proses bisnis yang kurang efisien menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Meskipun terdengar sepele, kebiasaan semacam ini ternyata merugikan perusahaan secara finansial. Angka kerugian bisa mencapai 20-30 persen dari total pendapatan per tahun, menurut Marina Martin, penulis buku tentang efisiensi bisnis."Bayangkan apa yang perusahaan Anda bisa lakukan jika memiliki 20 persen dana ekstra untuk customer acquisition atau untuk penelitian dan pengembangan," tulis Martin.Menurut dia, inefisiensi terjadi ketika perusahaan menghabiskan dana lebih banyak dari seharusnya untuk mencapai hasil sama. Tindakan inefisien misalnya menggunakan produk rusak, inventori berlebihan, atau tagihan telepon yang tidak perlu.Itulah mengapa perusahaan harus segera beradaptasi dan mencari letak inefisiensi sehingga bisa menutup kebocoran keuangan perusahaan. Dirangkum dari situs web www.entrepreneur.com, perusahaan dapat melakukan berbagai perbaikan agar bisnis berjalan lebih lancar tanpa boros waktu dan tenaga.Pertama-tama, perusahaan harus menyadari bahwa inefisiensi bisa muncul dari mana saja, termasuk dari beberapa proses tumpang tindih yang perlu segera diselesaikan. Hambatan-hambatan yang selama ini membuat perusahaan tidak bergerak leluasa harus ditemukan solusinya.Banyak perusahaan menerapkan proses yang terlalu rumit, sebagian lainnya berusaha melakukan perbaikan dengan menerapkan terlalu banyak sistem baru. Akhirnya, permasalahan tetap tidak terselesaikan.Cara paling bijak adalah dengan jeli menemukan titik utama dari proses yang selama ini menghambat bisnis. Pola pikir "selalu ada cara lebih baik" harus diterapkan oleh setiap orang yang terlibat dalam perusahaan.Menuju digitalisasi bisnisSetelah menemukan titik inefisiensi, strategi perbaikan sistem harus segera terlaksana. Pengembangannya sekarang harus lebih mengarah ke digitalisasi proses bisnis. Perusahaan perlu mulai mengimplementasikan proses digital, baik untuk proses pendukung bisnis di "dapur" perusahaan maupun penyajian akses layanan bagi konsumen.Akses layanan secara digital bagi konsumen pun wajib memberikan kebebasan juga kemudahan untuk menggunakan layanan sesuai kebutuhan. Fenomena yang terjadi sekarang, konsumen kian terlibat untuk memutuskan layanan apa yang dibutuhkan.Menggunakan teknologi, mereka melakukan pemesanan makanan hingga tiket pesawat secara daring. Dengan memberikan kendali pemesanan kepada konsumen, perusahaan dapat meningkatkan efektifitas bisnis.Berdasarkan studi kasus yang dilakukan Aberdeen Group, cara tersebut dapat meningkatkan retensi pelanggan hingga 30 persen, sekaligus mampu mengerek pendapatan perusahaan sampai 55 persen.Meski demikian, membuat sebuah sistem digital untuk mendukung proses bisnis yang telah ada tidaklah mudah. Mengembangkan aplikasi atau sejenisnya harus juga mempertimbangkan keberhasilan proses integrasi dengan sistem yang ada. Jangan sampai sistem digital ini malah menambah deretan inefisiensi perusahaan.Menurut lembaga riset Gartner, inefisiensi dalam proses integrasi digital malah mengurangi tingkat kompetitif perusahaan sebesar 25 persen. Oleh karena itu, penerapan sistem digital juga perlu persiapan matang dan dirancang berdasarkan kebutuhan.Lebih jauh, perusahaan dapat mencoba melihat gambaran lebih besar dari bisnis yang dijalankan agar mampu memberikan solusi menyeluruh atau end-to-end solution. Kebutuhan konsumen dalam setiap prosesnya perlu jadi pertimbangan untuk mengembangkan layanan.Contohnya di bidang logistik. Konsumen perlu mengirimkan sejumlah barang ke pulau lain, maka perusahaan logistik perlu menyediakan layanan dengan moda transportasi darat, laut, atau udara untuk mendukung kebutuhan ini.Layanan holistik seperti itu juga diberikan oleh SELOG, salah satu penyedia jasa logistik terbaik di bawah naungan PT Serasi Autoraya (SERA). SELOG dapat memenuhi beragam kebutuhan logistik dengan memberikan end-to-end solution.SELOG menawarkan jasa contract logistics, shipping services, freight forwarding, warehouse and yard management, juga courier services. Dengan beragam solusi ini, perusahaan dapat memanfaatkan layanan logistik melalui satu pintu saja.Harapannya, perusahaan-perusahaan yang membutuhkan jasa logistik tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk mencari solusi untuk beragam kebutuhan berbeda. Perusahaan hanya perlu memanfaatkan layanan yang ada. Dengan demikian, bisnis bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih sehat, pendapatan pun kian meningkat.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag