Volume Kendaraan Tol Tangerang-Merak Naik, Tanda Pertumbuhan Ekonomi Membaik?

Pertumbuhan arus lalu lintas sepanjang tol Tangerang-Merak pada semester pertama tahun 2018 naik sebesar 2,13 persen. Jika dirata-rata, kendaraan yang melintasi
Pertumbuhan arus lalu lintas sepanjang tol Tangerang-Merak pada semester pertama tahun 2018 naik sebesar 2,13 persen. Jika dirata-rata, kendaraan yang melintasi tol tersebut diperkirakan sebanyak 137.432 kendaraan per hari. Hal ini dapat menjadi pertanda bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kian membaik."Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada Triwulan I di tahun 2018 sebesar 5,95 persen. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan ini lebih tinggi 0,5 persen dibanding Triwulan I 2017 sebesar 5,90 persen," ungkap Ega N Boga, Kepala Divisi Operasi PT Marga Mandala Sakti yang merupakan operator ruas tol Tangerang-Merak, dikutip dari BisnisIndonesia.com (19/07).Selain itu, pertumbuhan volume kendaraan tersebut didukung oleh penambahan 8 unit Gardu Tol Otomatis (GTO) yang terpasang di Gerbang Tol Cikupa, dua unit di gerbang tol Balaraja Timur, dan dua unit di gerbang tol Balaraja Barat.Selain itu penambahan GTO juga dilakukan di titik-titik lain sebanyak dua unit di gerbang tol Cikande, dua unit di gerbang tol Serang Timur, dua unit di gerbang tol Serang Barat, dua unit di Gerbang Tol Cilegon Timur, dan dua unit di Gerbang Tol Cilegon Barat. Adapun secara total, GTO yang terpasang sepanjang ruas tol Tangerang-Merak mencapai 23 unit.Selain penambahan fasilitas gardu tol, peningkatan pelayanan juga dilakukan dengan menambah lajur jalan dimulai dari Cikupa KM 31+200 hingga Balaraja Barat KM 39+200. Sebelumnya yang hanya 3 lajur saja kini menjadi 4 lajur untuk menambah kenyamanan pengguna tol.Untuk jenis kendaraan yang melintasi tol, Ega menjelaskan masih didominasi kendaraan golongan I sebesar 76,97 persen, golongan II sebesar 12,70 persen, lalu golongan III 6,65 persen, golongan IV 1,94 persen, dan golongan V 1,75 persen.Kenaikan volume kendaraan pun tercatat mencapai puncaknya pada bulan Juni sebesar 3,4 persen akibat arus mudik saat Lebaran. Namun, volume kendaraan sempat meningkat pula bulan Februari hingga 3,04 persen.Tentu saja penambahan fasilitas dan juga peningkatan layanan tol Tangerang-Merak membawa angin segar bagi industri. Harapannya distribusi barang menjadi semakin lancar dan efisien. Kebutuhan distribusi tersebut juga dapat semakin efektif dengan dukungan jasa logistik terpercaya seperti SELOG. Sebagai anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA) dan berada di bawah naungan Astra, SELOG menawarkan layanan logistik yang profesional.SELOG memberikan jaminan keamanan, tepat waktu, dan barang sampai ke tangan pembeli tanpa cacat. Selain itu, perusahaan juga dapat memanfaatkan Warehouse Management System dari SELOG. Silahkan klik halaman ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan SELOG yang sesuai kebutuhan bisnis Anda.Dengan demikian, harapannya pertumbuhan ekonomi semakin membaik dengan dukungan infrastruktur dan logistik yang prima. Masyarakat sekitar pun dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



