Ganjil-Genap Berlanjut, Aktivitas Logistik Tetap Cerah

Ganjil-Genap Berlanjut, Aktivitas Logistik Tetap Cerah

Aktivitas logistik memiliki peran penting dalam berbagai bidang, termasuk dalam hal memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat. Contoh saja, harga barang p

Aktivitas logistik memiliki peran penting dalam berbagai bidang, termasuk dalam hal memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat. Contoh saja, harga barang pokok akan melonjak tinggi dari harga normal saat aktivitas logistik tidak berjalan dengan baik. Untuk itu, keberadaan jasa logistik perusahaan sangat dibutuhkan agar pengiriman barang atau produk terlaksana dengan baik.Beberapa faktor pendukung agar aktivitas logistik dapat berjalan dengan baik salah satunya yaitu terkait transportasi. Tidak hanya persoalan ketersediaan armada saja, kebijakan terkait transportasi pun turut memengaruhi, seperti halnya penerapan kebijakan ganjil-genap di Jakarta.Meski penyelenggaraan Asian Games 2018 telah usai, rencananya peraturan ganjil-genap akan tetap dilanjutkan."Pemprov DKI akan meneruskan pembatasan lalu lintas sistem ganjil genap sampai dengan selesainya Asian Paralympic Games tanggal 13 Oktober," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (31/08).Dengan tetap diberlakukannya aturan ganjil-genap, hal ini tentunya akan berimbas pada semua pengguna jalan, tak terkecuali pada aktivitas perusahaan logistik. Namun begitu, sejumlah perusahaan logistik sudah bisa mengantisipasinya.Kalaupun aturan ganjil-genap tetap berlanjut, aktivitas sektor logistik diperkirakan masih dalam jalur positif dan sangat berpeluang besar di masa depan. Ini bisa dilihat dari peningkatan aktivitas perdagangan elektronik (e-commerce) yang sangat berpengaruh dalam  perkembangan sektor logistik.Ernst & Young dalam studi "Roadmap E-Commerce Indonesia" mencatat, bisnis logistik diperkirakan meningkat 10 kali lipat dari tahun 2015 ke 2020 mencapai angka Rp 1.800 triliun. Sedang data dari Google Temasek, seperti dikutip dari Katadata.com (01/02), menyebutkan perkembangan bisnis e-commerce di Asia Tenggara diprediksi bakal meningkat 15 persen dengan nilai perdagangan sebesar 88 miliar dolar AS dalam kurun waktu 2015-2025. Di Indonesia, salah satu sektor usaha yang tengah berkembang adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini tentunya dapat menjadi peluang bagi sektor logistik untuk memenuhi kebutuhan distribusi produk mereka. Saat ini  baru sekitar 4 juta UMKM dari 60 juta yang menawarkan barang secara daring. Oleh karena itu, peluang kebutuhan akan jasa logistik perusahaan masih terbuka lebar.Hal tersebut tentu turut memberi kesempatan kepada penyedia jasa logistik seperti SELOG yang akan berusaha memberikan pelayanan maksimal sambil mendukung kebijakan pemerintah, termasuk aturan ganjil-genap. Anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA) yang berada di bawah naungan Astra tersebut selalu siap untuk melayani kebutuhan logistik. Ini kesempatan bagus bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan layanan dari SELOG.SELOG hadir memberikan jasa logistik end to end dengan layanan yang beragam, salah satunya courier services. Secara umum, jasa kurir ekspres ini terbagi dalam dalam layanan standar dan layanan solusi. Layanan standar meliputi same day service, next day service, dan regular service. Sementara itu, dengan layanan solusi, Anda tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan khusus seperti layanan VPD (valuable, perishable, dangerous goods) untuk dokumen atau pengiriman paket dan barang berat yang terlalu besar untuk dikirimkan dengan layanan kargo biasa.Dengan demikian, meskipun terdapat pembatasan ruang gerak kendaraan bermotor di Jakarta akibat kebijakan ganjil-genap, jasa logistik perusahaan tetap dapat dinikmati oleh masyarakat. SELOG pun tetap berkomitmen untuk mendukung setiap kebijakan pemerintah, sekaligus memberikan jasa logistik terbaik bagi konsumen. Untuk informasi mengenai layanan SELOG lainnya, Anda bisa mengunjungi laman berikut ini.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag