Jelang Akhir Tahun, Mobil Bekas Bakal Lebih Dilirik

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menyatakan, penjualan mobil nasional antara bulan Januari hingga Juli lalu mencapai 661.215 unit. Jumlah tersebut
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menyatakan, penjualan mobil nasional antara bulan Januari hingga Juli lalu mencapai 661.215 unit. Jumlah tersebut meningkat 6,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data ini merupakan penjualan dari dealer kepada konsumen.Jika penjualan tersebut konsisten hingga akhir tahun, angka penjualan mobil bisa mencapai lebih dari 1 juta unit. Apalagi tren penjualan mobil selalu mengalami peningkatan pada semester II—ini biasanya dipengaruhi oleh berbagai program promosi penjualan menarik dari para dealer.Pada semester II, selain mobil baru, kecenderungan tren positif juga turut dirasakan oleh para pelaku bisnis mobil bekas. Cukup ramah di kantong, banyak orang melabuhkan pilihan kendaraannya dengan membeli mobil bekas. Alasan utamanya, banyak pilihan mobil bekas yang masih memiliki performa bagus. Terlebih, saat ini beberapa lembaga keuangan dan pembiayaan pun sudah memiliki fasilitas kredit kendaraan bermotor untuk mobil bekas.Selain itu dalam waktu dekat, Otoritas Jasa Keuangan juga akan menerbitkan revisi POJK Nomor 29/POJK.05/2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan. Poin yang direvisi terkait dengan aturan uang muka nol persen untuk pembelian kendaraan bermotor.Langkah tersebut sengaja ditempuh sebagai cara menggairahkan industri multifinance. "OJK memberi kesempatan ke masing-masing perusahaan pembiayaan untuk mengambil kebijakan dalam menerapkan DP 0 persen," kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK, Riswinandi (Viva.co.id, 31/08).Namun begitu, perusahaan multifinance harus memiliki rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing yang sehat yakni di bawah 1 persen.Presiden Direktur mobil88 Halomoan Fischer, mengatakan bagwa harga mobil bekas sebenarnya sangat tergantung pada kondisi pasar mobil baru, terutama dari segi harga dan promo. Untuk pelemahan rupiah terhadap dolar AS, menurut dia, tak terlalu berdampak pada harga mobil bekas.Ada keuntungan membeli mobil bekas di akhir tahun. Pertama, harga kendaraan bekas turun karena banyak merek mobil baru yang diluncurkan. Kedua, dealer mobil sedang memiliki target penjualan mobil bekas setinggi-tingginya.Selain itu, Regional Manager mobil88 Area Jakarta Nurfitri Yanuarsyah yang akrab disapa Arsyah mengatakan, pembelian mobil bekas juga berlangsung cepat karena tidak perlu menunggu urusan administrasi yang cukup lama seperti membeli mobil baru.Proses pembelian tunai bisa langsung selesai dalam sehari, sedangkan untuk pembelian sistem kredit antara dua atau tiga hari kerja. "Kalau kredit, dokumen yang disiapkan harus lengkap. Sebagai saran hindari uang muka kecil, karena jumlah uang muka menjadi mempertimbangan pihak leasing," kata Arsyah.Nah, bagi Anda yang berencana membeli mobil bekas berkualitas, mobil88 sebagai salah satu lini bisnis PT Serasi Autoraya (SERA) yang bergerak di bidang penjualan mobil bekas, dapat menjadi solusi ideal. Anda bisa mengakses terlebih dulu situs www.mobil88.astra.co.id untuk melihat stok berbagai jenis mobil yang ditawarkan.Jika ingin memastikan secara langsung, Anda juga bisa berkunjung ke showroom mobil88. Sebagai showroom yang telah berpengalaman selama 30 tahun, mobil88 berani memberikan jaminan buyback guarantee mencakup mobil bukan bekas tabrakan atau terendam banjir. Selain itu, nomor rangka dan mesin dijamin sesuai STNK serta BPKB. Odometer pun tidak diputar balik.Untuk informasi lebih lanjut mengenai lini bisnis SERA silahkan cek laman berikut ini.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



