Lelang Daring Kian Digemari Masyarakat

Lelang mobil secara daring (dalam jaringan) diproyeksikan menjadi tren di masa depan. Hal ini seiring dengan kebutuhan masyarakat akan efisiensi waktu dan kemaj
Lelang mobil secara daring (dalam jaringan) diproyeksikan menjadi tren di masa depan. Hal ini seiring dengan kebutuhan masyarakat akan efisiensi waktu dan kemajuan teknologi informasi.Dengan lelang secara daring, seseorang tak lagi harus mendatangi lokasi balai lelang. Semua proses lelang mulai pembelian Nomor Peserta Lelang (NPL) hingga penawaran (biding) dilakukan melalui situs web penyedia lelang.Dikarenakan peserta lelang tidak berada di lokasi, maka sikap kehati-hatian sangat diutamakan. Jangan sampai kita malah terjerumus dalam pelelangan fiktif.Untuk terhindar dari penipuan saat lelang, tulis Viva.co.id (13/07/2018), pertama, calon pembeli perlu melakukan pendaftaran dan memilih kendaraan sesuai spesifikasi. Selain itu, perlu melihat langsung barang yang diincar. Biasanya balai lelang baik konvensional maupun digital juga memberikan kesempatan calon peserta melihat kendaraan selama tiga hari sebelum pelelangan dimulai atau biasa disebut open house.Tren lelang daring tersebut juga dilakukan oleh balai lelang di bawah naungan PT Serasi Autoraya (SERA), IBID-Balai Lelang Serasi. IBID telah memberikan opsi lelang secara daring. Tren mobil yang dicari adalah jenis mobil keluarga (multiple purpose vehicle/MPV).Calon pembeli tak perlu merasa khawatir mengikuti lelang daring di IBID. Presiden Direktur IBID-Balai Lelang Serasi Daddy Doxa Manurung menegaskan keuntungan beli melalui lelang IBID adalah transparansi yang tinggi untuk semua objek lelang."Kami menawarkan berbagai kondisi, variasi, dan banyak pilihan sesuai budget," kata Doxa. Dia optimistis kontribusi lelang daring akan terus meningkat ke depan seiring perilaku masyarakat yang semakin bergerak ke arah digital.Saat ini, layanan lelang daring IBID masih berbasis situs web. Dengan begitu, proses pendaftaran dan penawaran lelang bisa dilakukan, bahkan melalui ponsel pintar.Cara mengikuti lelang, peserta harus mendaftar terlebih dahulu di situs web IBID. Selanjutnya peserta memilih kendaraan dan jadwal lelang. Setelah itu, peserta harus membeli NPL sejumlah Rp 5 juta untuk mobil dan Rp 1 juta untuk motor.Jika peserta belum menang lelang, NPL dapat dialihkan untuk menawar unit lain saat lelang berikutnya. Namun uang ini akan kembali 100 persen jika akhirnya peserta tidak mendapatkan kendaraan yang diinginkan.Ketika peserta memenangkan lelang, peserta akan dikirimkan detail pelunasan kendaraan melalui e-mail. Setelah lunas, kendaraan pun bisa diambil.Objek lelang di IBID cukup beragam mulai dari mobil dan motor, alat berat, hingga gawai seperti laptop dan komputer. Saat ini, IBID memiliki 10 kantor cabang dengan jangkauan lelang hingga 30 kota di Indonesia. Lebih jauh tentang IBID, Anda dapat membacanya di laman berikut ini atau mengakses media sosial di Facebook, Twitter, dan Instagram.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



