Sektor Wisata Dongkrak Gairah Rental Mobil

Sektor Wisata Dongkrak Gairah Rental Mobil

Pariwisata Indonesia saat ini tengah menggeliat. Pemerintah pun terus berbenah dengan membangun berbagai infrastruktur pendukung, seperti bandara, pelabuhan, da

Pariwisata Indonesia saat ini tengah menggeliat. Pemerintah pun terus berbenah dengan membangun berbagai infrastruktur pendukung, seperti bandara, pelabuhan, dan akses jalan baru. Untuk sektor transportasi, pihak swasta turut memberi kontribusi dengan menghadirkan jasa layanan transportasi terpercaya.Antara sektor wisata dan transportasi memang tidak dapat dipisahkan Keduanya bersimbiosis mutualisme, saling memberi konstribusi. Kehadiran jasa layanan transportasi mendukung kemajuan sebuah kawasan wisata. Sebaliknya, saat sebuah kawasan wisata berkembang, bisnis transportasi sebagai salah satu sektor pendukung akan menjadi yang paling berpotensi diuntungkan.Coba tengok saja saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud beserta rombongan berkunjung ke Jakarta dan Bali pada 2017. Salah satu sektor yang menerima manfaat adalah rental mobil. Seperti dikutip dari CNN Indonesia (01/04/2017), rombongan yang diperkirakan mencapai 1.500 orang itu menyewa 360 unit mobil mewah yang dipakai selama liburan di Bali.Begitu pun jelang perhelatan IMF & World Bank Group Annual Meeting 2018 pada medio Oktober di Bali nanti, sektor bisnis transportasi utamanya rental mobil diperkirakan bakal meraup untung cukup besar. Dikabarkan oleh Bisnis.com, Selasa (16/01), 1.100 mobil akan disewa guna menyukseskan acara tersebut.Dari contoh di atas dapat disimpulkan, kemajuan sebuah daerah wisata, seperti halnya Bali, mampu memberi pengaruh positif pada bidang lainnya, salah satunya jasa layanan transportasi. Untuk itu, guna mendorong perkembangan dunia pariwisata di Indonesia, pemerintah saat ini tengah mengusung progam "10 Bali Baru". Dengan adanya destinasi baru, diharapkan akan terjadi efek multiplier (multiplier effect) yang akan tercipta di daerah tersebut.Di tengah keseriusan pemerintah dalam memajukan sektor wisata, dunia pariwisata di Indonesia diperkirakan bakal terus menggeliat, analisis Kementerian Pariwisata dalam publikasi Kajian Data Pasar Wisatawan Nusantara 2017 menyebutkan rata-rata pertumbuhan jumlah perjalanan wisnus atau domestik setiap tahun selama kurun waktu 10 tahun terakhir sekitar 2,61 persen. Dari tren tersebut, moda angkutan yang digunakan oleh wisnus sekitar 90 persen mengandalkan angkutan darat. Perinciannya, kendaraan pribadi sebanyak 47 persen, kendaraan sewa dan biro travel 22 persen, bus 19 persen, dan kereta api 2 persen.TRAC, sebagai salah satu lini bisnis PT Serasi Autoraya (SERA) yang berada di bawah naungan Astra, menyediakan juga layanan penyewaan transportasi terpercaya, salah satunya untuk mendukung kegiatan wisata. Menawarkan layanan prima, TRAC hadir dengan ketersediaan kendaraan beragam tipe serta servis berkualitas yang bisa dinikmati oleh konsumen individu dan korporasi. TRAC dapat menjadi pilihan ideal yang akan memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat setiap waktu.TRAC juga menyediakan layanan sesuai kebutuhan, yaitu lepas kunci (tanpa pengemudi) atau sewa mobil dengan pengemudi. Pengemudi TRAC telah terlatih memberikan layanan  profesional. Hadir dengan layanan transportasi terpercaya, semua mobil TRAC dalam kondisi siap pakai karena selalu dirawat secara rutin. Selain itu TRAC yang selalu mengutamakan persoalan keamanan dan kenyamanan konsumennya juga memberikan asuransi perjalanan untuk semua konsumen. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan TRAC dapat dilihat di halaman berikut ini.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag