Saatnya Manajemen Logistik Beralih ke Era Digital

Tren Revolusi Industri 4.0 ini bergerak semakin cepat di dunia yang identik dengan ekonomi digital. Melihat tantangan gelombang disrupsi tersebut, Pemerintah In
Tren Revolusi Industri 4.0 ini bergerak semakin cepat di dunia yang identik dengan ekonomi digital. Melihat tantangan gelombang disrupsi tersebut, Pemerintah Indonesia pun berpacu di segala sektor di antaranya pariwisata, industri kreatif, dan transportasi (Siaran Pers Kementerian Perdagangan, Jumat 14/09).Ada lima sektor yang menjadi prioritas pemerintah untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0 antara lain industri makanan dan minuman, tekstil, otomotif, kimia, dan elektronik.Namun, selain sektor itu, kata dia, sektor logistik dan warehouse juga menjadi perhatian pemerintah karena permintaannya yang semakin tinggi."Jadi, smart logistic juga perlu diperhitungkan untuk meningkatkan pengembangan klaster industri," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Siaran Pers Kementerian Perindustrian, Kamis (01/11).Menuju era "smart logistic" yang dibutuhkan adalah daya dukung teknologi informasi. Manajemen logistik pun harus saatnya dikelola secara digital sehingga sistem logistik nasional berjalan lebih efisien dan efektif.Kepala Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang logistik, supply chain, dan SDM Nofrisel mengatakan, tantangan Revolusi Industri 4.0 harus bisa diatasi pelaku bisnis logistik nasional sebab tak menutup kemungkinan industri logistik bakal terkena disrupsi.Yang diperlukan pelaku bisnis, kata dia, mulailah menyadarinya pentingnya otomatisasi, teknologi artificial intelligence (AI), dan internet of things (IoT). Bahkan, kata dia, saat ini banyak perusahaan logistik yang tidak memiliki aset apa pun, tapi justru bisa menjadi pemain penting di bidang logistik."Itu karena dorongan dan kekuatan sesuatu keunggulan yang diperoleh dari pemanfaatan teknologi kekinian. Rata-rata semua aktivitas logistik sudah dikoneksikan dengan semua hal yang berbasis teknologi," kata Nofrisel kepada Bisnis.com, Rabu (05/09).Sementara, Wakil Ketua Indonesian Shipowner Association (INSA) Darmansyah Tanamas mengatakan, pertumbuhan sektor logistik ke depan masih sangat prospektif karena pemerintah kini tengah berupaya untuk mendorong peningkatan ekspor.Terlebih, perkembangan tren e-commerce yang semakin pesat. "Era yang serba digital telah mendorong kami untuk melakukan berbagai perubahan guna mengikuti perkembangan industri," kata Darmansyah dikutip dari Indopremier.com, Jumat (07/09).Namun begitu, Pengamat Pemasaran Yuswohady mengataka bahwa masa peralihan dari industri lama ke industri baru berbasis digital perlu dilakukan dengan lebih bijak dan hati-hati. Harus bisa meminimalisasi dampak sosial-ekonomi agar industri-industri lama bisa melakukan transformasi digital secara smooth, bukannya dibiarkan mati oleh kerasnya persaingan pasar ("Digital Darwinism").Sebab, "Perubahan disruptif Industri 4.0 ini memiliki kekuatan 'membilas' industri lama," ujar dia dalam artikel bertajuk "Tantangan Revolusi Industri 4.0" seperti dikutip dari Yuswohady.com. Ia juga menyarankan, disrupsi Industri haruslah tetap pro pada pemerataan lapangan pekerjaan.PT Serasi Autoraya (SERA) juga terus menggenjot seluruh lini usahanya, salah satunya sektor logistik yang kini dilakukan oleh SELOG. Pasar jasa logistik pun diperkirakan masih terus tumbuh.Menilik laporan keuangan SERA pada 2017, porsi logistik terhadap total pendapatan bersih sekitar 22 persen. Jumlah tersebut sekitar Rp 1,22 triliun dari total pendapatan sebesar Rp 5,56 triliun. Sementara di prospektus perseroan, pada tahun 2020 nanti kontribusi bisnis logistik terhadap total pendapatan SERA diproyeksikan menjadi 23 persen.Untuk memperkuat SELOG, PT Serasi Autoraya memperkuat 100 fasilitas warehouse yang ada saat ini. Total kawasan gudang penyimpanan tersebut sekitar 8,67 hektare. SELOG kini juga mengelola 1.600 unit truk dengan 12 kapal angkut. Setiap tahun, SELOG menangani kurang lebih 935.000 pengiriman kargo.SELOG hadir memberikan jasa logistik end to end dengan layanan yang beragam, salah satunya courier services. Secara umum, jasa kurir ekspres ini terbagi dalam dalam layanan standar dan layanan solusi.Layanan standar meliputi same day service, next day service, dan regular service. Sementara itu, dengan layanan solusi, Anda tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan khusus seperti layanan VPD (valuable, perishable, dangerous goods) untuk dokumen atau pengiriman paket dan barang berat yang terlalu besar untuk dikirimkan dengan layanan kargo biasa.Untuk informasi mengenai layanan SELOG lainnya, Anda bisa mengunjungi laman ini.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



