Tiga Momen Tepat untuk Membeli Mobil Seken

Membeli mobil bekas atau seken bisa menjadi alternatif masyarakat yang memiliki penghasilan terbatas atau ingin menabung untuk kebutuhan lain. Agar semakin meng
Membeli mobil bekas atau seken bisa menjadi alternatif masyarakat yang memiliki penghasilan terbatas atau ingin menabung untuk kebutuhan lain. Agar semakin menguntungkan, ternyata ada waktu-waku terbaik untuk membeli mobil bekas.Terdapat beberapa momen tertentu ketika showroom mobil bekas menurunkan harga mobil yang mereka jual. Momen ini dapat dimanfaatkan bagi mereka yang berniat untuk mengadu peruntungan untuk memperoleh mobil idaman dengan harga lebih terjangkau.Presiden Direktur mobil88 Halomoan Fischer menyebut momen tersebut sebagai golden era, yakni waktu-waktu yang seharusnya bisa dijadikan kesempatan bagi mereka yang ingin menghindari lonjakan harga mobil. Khususnya, untuk mobil-mobil bekas. "Ada momen di mana orang banyak menjual mobilnya, lalu di saat itu permintaan konsumen menjadi turun, yang mengakibatkan mayoritas harga mobil menjadi murah," ujar Fischer kepada kumparanOTO, Sabtu (10/02).Momen pertama adalah saat tahun ajaran baru. Ini merupakan fenomena yang unik karena antara tahun ajaran baru anak sekolah dengan turunnya harga mobil. Tapi, menurut Fischer, dalam momen tersebut banyak orang yang datang ke showroom untuk menjual mobil mereka.Fischer memprediksi, salah satu kemungkinan alasannya agar ada alokasi dana lebih untuk pendidikan. Tahun ajaran baru dikenal sebagai momentum pengeluaran besar bagi orang tua. Mereka cenderung menyingkirkan ego akan memiliki kendaraan yang nyaman demi kebutuhan sekolah anak.Dengan banyaknya mobil yang dijual, pihak showroom mobil bekas kemudian menurunkan harga mobil-mobilnya. Hal ini dilakukan agar mobil yang keluar-masuk showroom seimbang sehingga tidak terjadi penumpukan di showroom.Momen kedua, kata Fischer, periode di akhir tahun dan awal tahun. Sebab, pada awal tahun, produsen kendaraan umumnya bersaing untuk mengeluarkan produk-produk terbaru mereka. Biasanya masyarakat mudah tergiur dengan mobil baru.Momen ketiga adalah beberapa hari setelah Idul Fitri. Fenomena ini disebabkan angka penjualan mobil baru yang biasanya meroket tajam pada saat sebelum Lebaran. Dari situ, sering kali konsumen yang membeli mobil baru sebelum hari raya akan menjual kembali mobilnya setelah hari raya. Sebab, mereka benar-benar hanya menggunakan mobil baru untuk pulang kampung. Penyebab lainnya, masyarakat sudah tidak mempunyai cukup uang untuk melakukan perawatan mobil pasca Lebaran.Menurut Fischer, momen ini sangat bisa dimanfaatkan oleh mereka yang ingin mencari peruntungan untuk memiliki mobil bekas dengan umur masih sangat muda dan harga lebih terjangkau.Saat ini mobil bekas di Indonesia terbilang mampu bersaing dengan keberadaan mobil baru. Peningkatan tren mobil bekas tak lepas dari dengan layanan dealer yang semakin menggiurkan. Salah satunya dilakukan oleh mobil88, dealer mobil bekas di bawah naunga PT Serasi Autoraya (SERA). Sebelum membeli, calon konsumen dapat mengakses terlebih dulu situs web www.mobil88.astra.co.id untuk melihat stok berbagai jenis mobil yang ditawarkan.Apabila ingin memastikan secara langsung, Anda juga bisa berkunjung ke showroom mobil88. Memiliki lebih dari 20 cabang di kota-kota besar Indonesia, mobil88 menjual berbagai merek dan tipe mobil bekas yang berkualitas.Sebagai showroom yang telah berpengalaman selama lebih dari 30 tahun, mobil88 berani memberikan jaminan buyback guarantee mencakup mobil bukan bekas tabrakan atau terendam banjir. Selain itu, nomor rangka dan mesin dijamin sesuai STNK serta BPKB. Odometer pun tidak diputar balik. Silahkan klik laman ini untuk mengetahui lebih lanjut layanan mobil88.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



