Menilik Rendahnya Literasi Asuransi di Indonesia

Menilik Rendahnya Literasi Asuransi di Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, indeks literasi asuransi di Indonesia pada 2017 baru mencapai 15,76 persen. Angka tersebut turun dari survei tahun 2013 d

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, indeks literasi asuransi di Indonesia pada 2017 baru mencapai 15,76 persen. Angka tersebut turun dari survei tahun 2013 di angka 17,84 persen. Sementara tingkat utilitas atau penggunaannya mencapai 12,08 persen. Meski meningkat, perbedaannya tidak signifikan dari survei 2013 yang berada pada tingkat 11,81 persen.Data itu memperlihatkan, dari 100 orang Indonesia berarti hanya 15 sampai 16 orang yang mengenal lembaga jasa keuangan asuransi. Sementara itu, hanya ada 12 orang yang sudah menggunakan jasa asuransi.Ketua Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Hendrisman Rahim mengatakan, penetrasi asuransi di Indonesia saat ini baru mencapai sekitar enam sampai tujuh persen. Jumlah ini terbilang masih sangat kecil dibanding dengan populasi Indonesia yang mencapai lebih dari 265 juta jiwa dengan pemilik asuransi baru mencapai 1,7 persen.Hendrisman mengatakan, pihaknya dengan pelaku industri terkait terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Khususnya dalam mendorong ketersediaan akses dan layanan keuangan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. "Sosialisasi yang berkelanjutan ini adalah tugas bersama seluruh insan pelaku asuransi," ujarnya (Republika, 9/12/2017).Tidak hanya asuransi jiwa, literasi juga perlu ditekankan terhadap pemahaman asuransi mobil secara tunai. Sebab, pembeli harus mendaftarkan sendiri mobil ke perusahaan asuransi. Ini berbeda saat seseorang membeli mobil secara kredit, di mana asuransi sudah masuk dalam paket pembelian.Perusahaan penyedia mobil bekas mobil88 memiliki cara sendiri untuk membantu meningkatkan pemahaman konsumen mengenai pentingnya asuransi mobil bekas. Di antaranya, mobil88 memberikan layanan purna jual berupa free insurance khusus untuk pembelian mobil secara tunai.Setiap pembelian mobil secara tunai akan mendapat asuransi gratis all risk selama tiga bulan. Keuntungan lainnya, apabila konsumen ingin menambah durasi asuransi menjadi satu tahun, konsumen hanya perlu membayar untuk sembilan bulan. Jadi, mobil tetap terlindungi dari risiko yang mungkin mengintai.Selain benefit tersebut, mobil88 juga sebenarnya memberikan garansi pembelian kembali (buyback guarantee) untuk setiap pembelian mobil. Jaminan ini merupakan komitmen mobil88, sebagai anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA), bahwa semua mobil yang ditawarkan kepada konsumen telah melalui proses seleksi, rekondisi, dan uji mutu yang ketat.Poin-poin yang digaransikan ada lima, yaitu mobil bukan bekas terendam banjir, bukan bekas tabrakan yang dapat merubah rangka, nomor mesin dan rangka sesuai yang tertera dalam BPKB dan STNK, odometer tidak diputar balik, serta dokumen dipastikan lengkap dan asli.Apabila ada ketidaksesuaian dari poin di atas , keuntungan yang akan didapat oleh konsumen adalah mobil tersebut bisa ditukar kembali asalkan sesuai dengan syarat dan ketentuan dari mobil88. Presiden Direktur mobil88 Fischer Lumbantoruan menjelaskan, ada satu hal yang harus diperhatikan konsumen. Yakni, ada sejumlah faktor yang membuat garansi itu gugur, di antaranya mobil tersebut sudah balik nama dan sudah dijual lagi kepada orang lain atau pihak ketiga."Jadi pertama orang itu beli mobil, masih atas nama pemilik sebelumnya, tapi jika orang itu sudah balik nama dan dijual ke pihak ketiga maka garansi tersebut akan hangus," ucap Fischer.Fischer menambahkan, apabila konsumen tersebut langsung balik nama saat pertama membeli di mobil88, garansi tetap diberlakukan. Namun, berlakunya dalam jangka waktu yang sudah ditentukan, yakni tiga bulan untuk kondisi mobil itu sendiri, dan satu tahun untuk garansi dokumen.Dengan terjaminnya garansi dan tambahan asuransi, mobil bekas tentu semakin menjadi pilihan masyarakat. Salah satu showroom yang memastikan keterjaminan ini adalah mobil88, yang juga merupakan anak usaha Astra.Sebelum membeli, calon konsumen dapat mengakses terlebih dulu situs web www.mobil88.astra.co.id untuk melihat stok berbagai jenis mobil yang ditawarkan. Apabila ingin memastikan secara langsung, Anda juga bisa berkunjung ke showroom mobil88 terdekat.Sudah memiliki lebih dari 20 cabang di kota-kota besar Indonesia, mobil88 menjual berbagai merek dan tipe mobil bekas yang berkualitas. Terlebih lagi, showroom mobil88 telah berpengalaman melayani jual-beli mobil bekas selama lebih dari 30 tahun.Silahkan klik laman berikut ini untuk informasi lebih lanjut terkait layanan mobil88.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag