Pantai Indonesia Jadi Favorit Peselancar Dunia

Pantai Indonesia Jadi Favorit Peselancar Dunia

Indonesia kini menjadi salah satu negara yang dicari oleh para pemburu ombak alias peselancar. Berbagai event internasional selancar dan menyelam diadakan di In

Indonesia kini menjadi salah satu negara yang dicari oleh para pemburu ombak alias peselancar. Berbagai event internasional selancar dan menyelam diadakan di Indonesia, bahkan tahun 2019 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersiap menyelenggarakan 11 kejuaraan selancar World Surf League (WSL).WSL ialah ajang yang menampilkan aksi para peselancar profesional dan didedikasikan untuk menampilkan bakat-bakat terbaik dunia. WSL sebelumnya dikenal dengan nama Association of Surfing Professionals yang dibentuk pada tahun 1983.Sebelas lokasi yang dipilih untuk ajang selancar yaitu Sumbawa Barat (NTB) pada 2-7 April 2019, Ujung Bocur (Lampung) 15-20 April 2019,  Mentawai (Sumbar) 23-28 April 2019, Simeuleu (Aceh) 18-23 Juni 2019, Cimaja (Jawa Barat) 16-21 April 2019, Pacitan (Jawa Timur) 23-28 Juli 2019, Kuta (Bali) 13-17 Agustus 2019, Pantai Keramas (Bali) 13-24 Mei 2019, Mandalika (NTB) 21-25 Agustus 2019, Nias (Sumut) 9-15 2019, dan Pantai Boa di Rote (NTT) 15-20 Oktober 2019.Sebetulnya Indonesia memiliki titik-titik selancar yang banyak, tapi saat ini baru 30 titik yang populer di kelas dunia. "Dari 30 lokasi ini, 11 di antaranya menjadi tempat penyelenggaraan WSL 2019 sehingga menempatkan Indonesia sebagai destinasi surfing nomor satu di dunia," tutur Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar Dwisuryo Indroyono Soesilo (Detik.com, Selasa (20/11).Menurut Indroyono, ajang selancar adalah salah satu yang tepat mempromosikan keindahan pantai Indonesia yang belum terekspose. Tentu saja, kegiatan tersebut berhubungan dengan sektor pariwisata.Misalnya, Kabupaten Krui di Lampung. Dahulu, tak banyak orang yang mengetahui daerah ini. Kini seiring banyaknya peselancar yang menjajal kemampuan di sana, Krui kini makin populer dan berkembang menjadi salah satu destinasi wisata di Lampung. "Tahun ini, Krui juga berpartisipasi dalam WSL dengan menggelar Krui Pro 2018 yang diikuti oleh 107 peselancar dari 17 negara," tulis Beritagar.id, Rabu (21/11).Dukungan terhadap daya tarik event selancar juga datang dari Kementerian Desa, Pembangungan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Kemendes berkomitmen membantu Pemkab Manggarai, NTT mengembangkan Pulau Mules sebagai destinasi wisata unggulan.Johozua M Yoltuwu, Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Kemendes, seperti dilansir Antara, Senin (26/03) menjelaskan, Pulau Mules memiliki luas wilayah sekitar 18.029 hektare. Pulau ini menyuguhkan keindahan alam berupa hamparan bukit batu dan padang rumput yang berpadu dengan pepohonan sehingga menyerupai siluet putri tidur yang cantik.Pemandangan bawah laut Pulau Mules juga tak kalah indah. Di sekitar pulau ini hidup beragam satwa, antara lain, penyu, lumba-lumba, ikan karang, berikut terumbu karang beraneka warna. "Dengan ukuran ombaknya sedang, tempat ini sangat cocok untuk kegiatan surfing, snorkeling, dan diving," kata dia.Lalu, ada lagi di Pantai Bo'a, Pulau Rote, NTT. "Pantai ini menjadi surganya para peselancar," tulis detikTravel (13/08/2013). Pantai ini berjarak sekitar 5 kilometer dari Pantai Nembrala.Sementara itu Pemprov Bali juga menyambut baik ajang selancar internasional ini. Kepala Dinas Pariwisata Bali, A.A Gede Yuniartha Putra mengaku tidak menyangka efek dari kejuaraan dunia tersebut akan besar."Tidak disangka itu, hotel di antara Gianyar sampai Klungkung dan sekitarnya mendadak penuh. Ini satu hal yang menarik, followers-nya banyak sekali, mereka bawa keluarganya, timnya, partner, rekan dan penggemar," tutur dia (Kompas.com, Rabu (21/11).Pengaruh selancar terhadap sektor pariwisata juga mendapat dukungan dari pelaku usaha persewaan kendaraan bermotor. Daya dukung transportasi sangat diperlukan untuk memberikan kenyamanan para wisatawan. Inilah yang saat ini dilakukan TRAC, salah satu anak bisnis PT Serasi Autoraya (SERA) yang bergerak di bidang rental kendaraan.Pada tahun ini, TRAC fokus ingin meningkatkan kepuasan pelanggan dan mengembangkan layanan total solusi transportasi yang dapat memberikan pelayanan menyeluruh, bukan sekadar sewa mobil biasa. Solusi transportasi ini dirancang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan korporasi dan perorangan.Selain itu, TRAC juga menyediakan layanan sewa mobil untuk kebutuhan wisata domestik. Tak hanya itu, TRAC pun menawarkan beragam paket wisata ke destinasi-destinasi populer dan unik di Indonesia.Tentunya, kebutuhan transportasi yang aman dan nyaman menjadi salah satu faktor penting untuk menggaet lebih banyak wisatawan. Apalagi, Indonesia segera menggelar beragam event level dunia.Silahkan klik laman ini untuk mengetahui lebih lanjut layanan TRAC.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag