Pemerintah Terus Tekan Biaya Logistik lewat Infrastruktur

Pemerintah Terus Tekan Biaya Logistik lewat Infrastruktur

Salah satu upaya yang terus dilakukan pemerintah untuk mendorong perbaikan kinerja sistem logistik nasional adalah membuat integrasi jalan tol. Pembangunan infr

Salah satu upaya yang terus dilakukan pemerintah untuk mendorong perbaikan kinerja sistem logistik nasional adalah membuat integrasi jalan tol. Pembangunan infrastruktur jalan tol terbaru yang tengah menjadi prioritas pemerintah yakni Trans Jawa. Tol ini sudah menyambungkan Jakarta sampai Surabaya dan segera dilanjutkan sampai Banyuwangi pada akhir 2019."Nantinya, Merak sampai Banyuwangi diselesaikan akhir 2019," tutur Presiden Joko Widodo (Detik.com, 11/12/2018).Trans Jawa digadang-gadang mampu memperlancar arus logistik. Sebab, 80 sampai 85 persen angkutan logistik di Jawa menggunakan jalur darat.Proyek berikutnya, Trans Sumatera yang menghubungkan Lampung sampai Aceh. Jokowi menargetkan, infrastruktur ini setidaknya dapat menyambungkan antara Bakauheni sampai Palembang pada April 2019. Setelah itu, baru dilanjutkan hingga ke Aceh.Selanjutnya ada proyek pelabuhan besar yang selesai dan siap diresmikan di awal 2019. "Pelabuhan Besar Kuala Tanjung yang awal bulan depan akan kita resmikan, termasuk Makassar New Port, pelabuhan besar akan diselesaikan di awal 2019," ucap Jokowi.Tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) turut menjadi proyek prioritas. Infrastruktur ini ditargetkan bakal selesai dan beroperasi 2019, serta menyumbangkan banyak dampak terhadap geliat ekonomi di sekitaran Ibu Kota.Pengusahaan tol ini dilakukan oleh PT Marga Trans Nusantara dengan nilai investasi sebesar Rp 2,4 triliun. Kepemilikan sahamnya dipegang oleh PT Jasa Marga Tbk sebesar 60 persen, PT Astratel Nusantara sebesar 30 persen, dan PT Transutama Arya Sejahtera 10 persen.Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, JORR 2 akan memberikan manfaat bagi kelancaran mobilitas komuter baik dari Jakarta maupun kota-kota di sekitarnya."Insyaallah pada tahun 2019, JORR 2 akan siap dioperasikan sehingga akan memperlancar mobilitas kaum urban dan meningkatkan aktivitas ekonomi," ujar dia (Liputan6.com, 17/9/2018).Menurut Basuki, salah satu bagian jaringan JORR 2 yakni Tol Kunciran–Serpong sepanjang 11,14 km saat ini perkembangannya sudah mencapai 66 persen. Ruas ini juga akan terkoneksi dengan tol Tangerang-Merak dan Jakarta-Serpong yang sudah terlebih dahulu beroperasiPembebasan lahan ruas tol ini sudah mencapai 97 persen dan ditargetkan pada Oktober 2018 sudah seluruhnya bisa dibayar menggunakan dana Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan pada tahun 2019 akan ada beberapa tol yang akan rampung pengerjaannya. Salah satu proyek tersebut adalah ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) Elevated. "Pandaan-Malang rampung, Japek Elevated harus rampung, JORR 2 juga rampung," katanya (Detik.com, 31/12/2018).Tol lain, Pandaan-Malang dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang sama-sama diprediksi rampung pada semester dua tahun ini. Adapun jalan tol Japek Elevated akan tuntas pada kuartal ketiga dan dapat dioperasikan secara fungsional lebih dulu pada Lebaran tahun 2019.Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo menuturkan, upaya perbaikan sarana dan prasarana transportasi serta peningkatan kualitas kompetensi jasa logistik hanyalah satu bagian saja dari keseluruhan piranti sistem logistik nasional.Wahyu menambahkan, pembangunan kawasan ekonomi khusus dan industri juga dibangun  dalam rangka menekan biaya logistik.Menurut Wahyu, sebanyak 72 persen biaya logistik porsinya hanya untuk transportasi, sedangkan sisanya yang berjumlah 23 persen dapat untuk biaya administrasi, penyimpanan, dan pergudangan. "Jadi biaya transportasi atau angkutan masih besar sekali porsinya," ujarnya dalam situs web KPPIP (2/7/2018).Wahyu mengakui, Indonesia masih berada di peringkat keempat untuk urusan besarnya biaya logistik atau berada di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand. Untuk memperbaikinya, pemerintah Indonesia berusaha meyelesaikan  proyek-proyek infrastruktur yang menunjang sistem logistik nasional.SELOG selaku anak usaha dari PT Serasi Autoraya (SERA) yang bergerak di sektor layanan logistik memberi dukungan terhadap kerja pemerintah. Dengan infrastruktur yang ada saat ini, SELOG berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat melalui beragam layanan.Beberapa layanan SELOG di antaranya contract logistics. Layanan ini sesuai untuk pelanggan yang ingin fokus pada kompetensi inti demi peningkatan keuntungan bisnis melalui layanan logistik terintegrasi dari perencanaan, implementasi, hingga proses monitoring.Klik laman berikut ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan SELOG.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag