Mudah dan Praktis, Jual Beli Mobil Online Mulai Jadi Trend

Pilihan seseorang pada mobil tidak terbatas sebagai penentu identitas, juga berdasarkan kebutuhan dan keperluannya. Kepraktisan menjadi salah satu alasan
Pilihan
seseorang pada mobil tidak terbatas sebagai penentu identitas, juga berdasarkan
kebutuhan dan keperluannya. Kepraktisan menjadi salah satu alasan utama, di
mana kini banyak orang mencari mobil baru atau bekas melalui internet.
Dunia digital
atau internet kini juga sudah semakin merebak dan memermudah seseorang dalam
melakukan aktivitas jual beli, termasuk ketika ingin membeli sebuah mobil.
Kini, segalanya sudah dipermudah melalui sistem online.
Saat ini, para
calon pembeli tak perlu merasa pusing untuk menentukan jenis dan model mobil
yang diidamkan. Mereka juga tak butuh waktu yang lama untuk mengetahui
spesifikasi dan harganya. Kemudahan seperti inilah yang diinginkan oleh para
calon konsumen dan mereka bisa dapatkan melalui platform online.
Apabila model
jual beli mobil secara konvensional langsung mempertemukan penjual dengan
pembeli atau tatap muka, kini mereka cukup melakukan hal tersebut setelah
dilakukan riset mengenai mobil yang diinginkan.
Melalui platform
online, calon pembeli dapat melakukan berbagai macam riset. Mulai dari model
dan tahun pembuatan, fitur-fitur yang tersedia, hingga harga jualnya kini
tersedia secara online. Hal-hal semacam itulah yang menentukan bagi seseorang
untuk memutuskan membeli mobil idamannya.
Di Indonesia,
tren pembelian mobil secara online sudah terlihat sejak beberapa tahun
terakhir. Menurut riset Google Indonesia yang dilakukan pertengahan 2017,
terjadi peningkatan pencarian informasi secara mobile dan online. Calon pembeli
yang terhubung dengan internet telah mencapai 85 persen, meningkat
dibanding dengan tahun sebelumnya yang
masih di angka 73 persen.
Selain itu,
terjadi peningkatan calon pembeli yang menggunakan internet untuk menemukan diler.
Pada 2017, jumlahnya mencapai 63 persen dan meningkat dibanding tahun 2016 yang
masih di angka 52 persen.
Calon pembeli
yang mau membeli mobil secara online juga meningkat. Pada 2017, totalnya
mencapai 63 persen, sedangkan pada tahun 2016 hanya di angka 49 persen.
Alasannya, kini seluruh informasi sangat mudah diakses termasuk untuk mendapat
hal yang dibutuhkan pada mobil yang ingin dibeli.
Selain fakta
tersebut, hasil riset menyebutkan, sekitar 74 persen calon pembeli membutuhkan
waktu hingga dua bulan untuk menjalani langkah-langkah sebelum membeli mobil.
Industry Analyst Google Indonesia Yudhistira Adi Nugroho menilai, kurun waktu
tersebut merupakan waktu yang ideal, mengingat membeli mobil merupakan
investasi besar.
“Tidak
mengherankan jika orang Indonesia akan membutuhkan waktu yang cukup untuk
menentukan mobil yang akan dibeli,” kata Yudhistira. (Kompas.com, 27/3/2018).
Tidak hanya
mobil baru, industri mobil bekas turut menjadi bagian dari tren ini. Bahkan,
kemunculan platform jual beli mobil online serta partisipasi perusahaan
pembiayaan dalam memfasilitasi kredit untuk membeli mobil bekas disinyalir akan
membuat industri mobil bekas terus tumbuh hingga 2021.
Setidaknya,
terdapat lebih dari 5,5 juta pembeli yang mencari mobil di salah satu platform
marketplace jual beli mobil bekas tiap tahun. “Permintaan tidak hanya datang
dari Jabodetabek, juga kota besar lain seperti Medan, Surabaya, Bandung dan
Makassar,” dikutip dari Dailysocial.id
(1/11/2018).
Toyota Avanza
menempati urutan pertama mobil yang paling banyak dijual dan paling banyak
dicari oleh calon pembeli. Harga yang terjangkau dan efisiensi bahan bakar
menjadi daya tarik bagi kendaraan ini. Di Bali, khususnya, Toyota Avanza sangat
diminati jasa penyewaan mobil untuk mengatar turis berkunjung ke berbagai
tempat rekreasi.
Di situs jual
beli online lainnya, terjadi peningkatan listing (iklan jualan) mobil bekas
sebanyak 27 persen dibanding dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dikutip dari Suara.com (8/8/2018),
peningkatan ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan masyarakat Indonesia
terhadap platform online.
Mobil88 selaku
anak usaha dari PT Serasi Autoraya (SERA) tengah berencana untuk menghadirkan
toko online atau e-store. "Kalau
platformnya (situs web) kami yang sudah ada saat ini cuma bisa liat barangnya,
enggak ada experience kayak ke toko. Nah kalau nantinya konsumen akan merasa
kayak pergi ke toko," ucap Direktur mobil88 Halomoan Fischer Lumbantoruan. (Otoasia.com, 21/12/18).
Bergerak di bidang
jual-beli mobil bekas, mobil88 yang masih berafiliasi dengan group Astra ini akan memperluas
penjualan yang akan mempermudah masyarakat yang ingin bertransaksi secara
online.
Penetrasi di
bidang online tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan kualitas layanan
yang sudah ada. Memiliki 20 showroom
yang tersebar di kota-kota besar Indonesia, mobil88 yang telah berpengalaman selama lebih dari
30 tahun berani memberikan jaminan buyback
guarantee mencakup mobil bukan bekas tabrakan atau terendam banjir.
Selain itu,
nomor rangka dan mesin dijamin sesuai STNK serta BPKB. Odometer pun tidak
diputar balik. Silakan klik laman ini untuk mengetahui lebih lanjut layanan mobil88.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



