Tingkatkan Daya Saing nasional Pemerintah Dorong Pengembangan Digitalisasi Logistik

Tingkatkan Daya Saing nasional Pemerintah Dorong Pengembangan Digitalisasi Logistik

Jakarta - Digitalisasi logistik terus diupayakan oleh pemerintah dan pengusaha, termasuk dengan melakukan pembahasan melalui pemetaan ekosistem logistik digital

Jakarta - Digitalisasi logistik terus diupayakan oleh pemerintah dan pengusaha, termasuk dengan melakukan pembahasan melalui pemetaan ekosistem logistik digital dalam pengembangan smart logistics.Kepala Bidang Kelembagaan Logistik Nasional, Kemenko Perekonomian Farah Heliantina menuturkan kunci terwujudnya ekosistem logistik tersebut adalah perubahan pola pikir digital. "Saat ini sedang dilakukan pemetaan dan berbagai pembahasan dengan berbagai pihak terkait," katanya. (Bisnis.com, 10/3/2019).Farah menyebutkan, melalui paket kebijakan ekonomi XIV dan XV, pemerintah mendorong terwujudnya digitalisasi logistik. Salah satunya melalui standardisasi di sektor logistik. Hal ini sesuai dengan Perpres 26/2012 tentang Cetak Biru Sistem Logistik Nasional yang merumuskan terwujudnya Sistem Logistik yang terintegrasi secara lokal, terhubung secara global untuk meningkatkan daya saing nasional dan kesejahteraan rakyat.Oleh karena itu, untuk mewujudkannya, perlu kepercayaan dan menanggalkan ego sektoral dari berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, platform-platform yang dibangun oleh berbagai institusi itu dapat terintegrasi dan terkoneksi. “Pada akhirnya, terwujud efisiensi di sektor logistik," ujar Farah.Selama ini, berbagai institusi telah menciptakan platform digitalnya untuk kebutuhan logistik. Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) memiliki smartport atau mycargo, sementara Indonesia National Shipowner's Assosiation (INSA) berencana membangun Indoshipnet, Asperindo memiliki platform ALIS bagi anggotanya.Dari sisi pemerintah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian membentuk Indonesia National Single Window (INSW) yang menjadi platform induk dalam mengurusi proses ekspor dan impor.Kementerian Perhubungan membentuk Inaportnet, sebuah layanan digital untuk kebutuhan kepelabuhan. Kementerian Perdagangan membentuk tradenet untuk kebutuhan kelancaran dokumen perdagangan ekspor dan impor. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membentuk platform digital manifest yang memungkinkan pengurusan manifest kargo lebih cepat.Terbaru, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan dan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan memproyeksikan, integrasi digitalisasi logistik dimulai tahun ini. Nota kesepahaman tentang pertukaran data Inaportnet Ditjen Hubla dan Manifes DJBC sudah diteken pada awal Maret.Kasubdit Sistem Informasi dan Sarana dan Prasarana Angkutan Laut Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Sukirno Dwi Susilo mengatakan, sistem integrasi sedang dibangun dan diuji coba. “Bulan ini pertukaran datanya sudah running," katanya dalam diskusi bertema Peluang dan Tantangan Digitalisasi Logistik, Selasa (5/3/2019).Menurut Sukirno, Inaportnet pada tahap berikutnya akan bersinergi dengan sistem yang dipunyai kementerian/lembaga lain. Misalnya, Tradenet Kementerian Perdagangan, Badan Karantina Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Ke depan, integrasi bahkan harus dilakukan dengan sistem digital hinterland, tidak hanya di pelabuhan. "Kami terus berupaya mengintegrasikan semua sistem berbasis IT yang dimiliki oleh masing-masing sektor ke dalam satu aplikasi untuk percepatan layanan," ucap Sukirno.Inaportnet adalah portal elektronis yang memfasilitasi pertukaran data dan informasi layanan kepelabuhanan antar berbagai pihak. Yaitu, instansi pemerintah terkait, badan usaha pelabuhan, dan pelaku industri logistik seperti shipping lines dan freight forwarder.Pemanfaatan teknologi digital juga diadopsi banyak PT Serasi Autoraya (SERA) yang terus mendorong seluruh lini usahanya memaksimalkan digitalisasi. Termasuk di sektor logistik yang saat ini dilakukan oleh SELOG.SELOG hadir memberikan jasa logistik end to end dengan layanan yang beragam, salah satunya courier services. Secara umum, jasa kurir ekspres ini terbagi dalam dalam layanan standar dan layanan solusi.Layanan standar meliputi same day service, next day service, dan regular service. Sementara itu, dengan layanan solusi, Anda tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan khusus seperti layanan VPD (valuable, perishable, dangerous goods) untuk dokumen atau pengiriman paket dan barang berat yang terlalu besar untuk dikirimkan dengan layanan kargo biasa.Cek link berikut untuk informasi detail mengenai SELOG.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag