Agar Mobil Bekas Tetap Prima Usai Mudik

Jakarta- Usai mudik dengan mobil pribadi, terutama baik baru maupun bekas, tentu Anda ingin kembali beraktivitas dengan kondisi kendaraan yang prima. Oleh karen
Jakarta- Usai mudik dengan mobil pribadi, terutama baik baru maupun bekas, tentu Anda ingin kembali beraktivitas dengan kondisi kendaraan yang prima. Oleh karena itu, diperlukan perawatan untuk memastikan kondisi mobil dalam kondisi yang baik. Salah satu hal yang sebaiknya dilakukan adalah mencuci kendaraan, baik bagian bodi maupun kolong, ruang mesin hingga interior. Dikutip di Otomart (16/6/2018), lakukan pemeriksaan secara cermat, terutama di bagian kaki-kaki dan tempat-tempat yang dapat ditemukan rembesan oli.Mencuci mobil akan terasa sangat penting. Khususnya bagi Anda yang menyempatkan liburan Lebaran ke pantai, mencuci mobil dilakukan untuk menghindari karat yang disebabkan kadar garam.Selain itu, dalam perjalanan mudik biasanya pemudik kerap kali melewati jalan berlubang atau berkondisi kurang baik. Keadaan tersebut tentu dapat membuat komponen kaki-kaki seperti shock, ball joint, tie rod dan lainnya menjadi rusak dan butuh penggantian. Jadi, Anda dapat memeriksa sendiri di tempat pencucian sebelum membawanya ke bengkel.Dikutip di CNN Indonesia (19/6/2018), tanda-tanda mobil perlu spooring dan balancing adalah jika setir mobil agak berat ke kiri atau ke kanan, atau kemudi mobil terasa bergetar. "Cek juga ban yang sering menghantam lubang, baut-baut akan agak longgar yang tak begitu dirasakan pengemudi begitu mobil melaju dengan kecepatan sedang atau cepat," demikian tulis CNN Indonesia. Poin lain yang sebaiknya diperhatikan adalah mengganti pelumas mesin. Pemudik jangan terburu untuk mengganti pelumas mesin setelah kembali pulang ke rumah. Tidak sedikit di antara mereka langsung mengganti oli mesin, padahal sebelum mudik ke kampung telah mengganti oli.Dalam kondisi ini, perhatikan jarak tempuh kilometer kendaraan. Jika pemilik biasa mengganti pelumas setiap 5 ribu sementara perjalanan mudik pulang pergi menghabiskan jarak 1.500 km, mungkin mobil bisa dipakai sekitar 3.500 km lagi. Jika belum masuk masanya, pemilik mobil cukup mengecek kondisinya saja dan pastikan tidak ada rembesan oli. Setelah perjalanan jauh, jangan lupa juga untuk memeriksakan komponen rem dan kopling. Perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi dan kondisi macet biasanya akan membuat kampas rem atau kopling transportasi bekerja secara maksimal yang dapat membuat menjadi tipis.Meski masih bisa digunakan dan tidak harus diganti, pemilik mobil bekas tetap dianjurkan melakukan pemeriksaan. Misal, membersihkannya dari debu maupun kampas rem yang terkikis.Pemeriksaan dan pengecekan kondisi AC mobil bekas juga merupakan hal penting yang tidak boleh terlupakan. Mulailah pengecekan dari filter cabin, kompresor, kebersihan kondensor serta tekanan refrigerant. Sebab, seringkali bagian AC mobil dilupakan oleh para pengguna, padahal AC merupakan komponen kenyamanan paling penting saat berkendara.Terlepas dari itu, masyarakat harus memastikan kendaraan bekas yang dibeli memiliki kualitas baik. Salah satu caranya adalah dengan membeli mobil di showroom terpercaya. mobil88, showroom mobil bekas di bawah naungan PT Serasi Autoraya (SERA) menawarkan variasi kendaraan dengan harga yang juga beragam. mobil88 menjual berbagai merek dan tipe mobil bekas yang berkualitas.Sebagai showroom yang telah berpengalaman selama lebih dari 30 tahun, mobil88 berani memberikan jaminan buyback guarantee mencakup mobil bukan bekas tabrakan atau terendam banjir. Selain itu, nomor rangka dan mesin dijamin sesuai STNK serta BPKB. Odometer pun tidak diputar balik.Kini, membeli mobil di mobil88 pun semakin mudah karena Anda tidak harus datang ke showroom tapi dapat dilakukan secara online melalui website www.mobil88.astra.co.id maupun aplikasi yang dapat diunduh di playstore dan appstore.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



