Industri Logistik Raup Berkah di Bulan Ramadan

Industri Logistik Raup Berkah di Bulan Ramadan

Jakarta- Bulan Ramadhan menjadi salah satu musim puncak atau peak season bagi industri jasa pengiriman. Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indon

Jakarta- Bulan Ramadhan menjadi salah satu musim puncak atau peak season bagi industri jasa pengiriman. Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) menyatakan permintaan pada Ramadan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu sekitar 30 persen.Ketua Umum Asperindo Mohamad Feriadi memperkirakan, sampai akhir Juni, arus pengiriman masih tinggi dan biasanya menurun saat libur Lebaran. “Baru kembali normal setelah itu,” ujar dia (Kontan.co.id, 29/5/2019).Feriadi mengatakan, bahwa asosiasi saat ini memberikan arahan kepada anggotanya untuk menjaga kualitas layanan. Upaya tersebut untuk memastikan tidak ada keluhan paket pengiriman terhambat karena tingginya permintaan.Namun, hal tersebut kembali kepada setiap perusahaan logistik untuk menerapkan strategi pengirimannya masing-masing. "Dalam rapat pleno, kami sampaikan kepada semua pengurus, anggota dan lainnya untuk menjaga layanan tetap prima," ujar Feriadi.Feriadi menuturkan, pertumbuhan bisnis pengiriman erat ini memiliki kaitan erat dengan toko daring dan e-commerce. Semakin banyak masyarakat yang berbelanja di e-commerce pada saat Ramadhan, maka akan positif untuk industri jasa pengiriman. Begitu juga bila yang terjadi sebaliknya.Masyarakat yang belanja secara daring pun tak hanya terjadi di kota besar, juga di luar Jakarta. Inilah yang menjadi keuntungan bagi bisnis jasa pengiriman. "Yang paling banyak dikirim biasanya fesyen, elektronik, dan makanan. Tapi paling banyak masih fesyen," kata Feriadi.Feriadi menambahkan, Ramadan bukan satu-satunya musim puncak bagi industri jasa pengiriman atau jasa logistik. Musim promo yang biasanya dilakukan oleh e-commerce setiap akhir tahun juga kerap kali membawa berkah bagi perusahaan.Sementara itu, Supply Chain Indonesia (SCI) memprediksi sektor logistik akan tumbuh sebesar 11,56 persen dari Rp 797,3 triliun pada 2018 menjadi Rp 889,4 triliun pada 2019.Bergerak di bidang logistik, SELOG selaku anak perusahaan PT Serasi Autoraya (SERA) menjadi bagian dari industri yang terus berkembang ini. SELOG hadir memberikan jasa logistik end to end dengan layanan yang beragam, salah satunya courier services. Secara umum, jasa kurir ekspres ini terbagi dalam dalam layanan standar dan layanan solusi.Layanan standar meliputi same day service, next day service, dan regular service. Sementara itu, dengan layanan solusi, Anda tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan khusus seperti layanan VPD (valuable, perishable, dangerous goods) untuk dokumen atau pengiriman paket dan barang berat yang terlalu besar untuk dikirimkan dengan layanan kargo biasa.

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag